Saturday, July 3, 2010

Yaman Akan Borong Alutsista Rusia Lebih 1 Milyar Dolar

Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh bertemu Perdana Menteri Vladimir Putin. (Foto: presidentsaleh.gov.ye)

03 Juli 2010 -- Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh melakukan kunjungan singkat ke Rusia, tiba di Moskow Selasa (29/06), kembali ke tanah air Kamis (01/07).

Presiden Saleh bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Rabu (30/06). Kedua pemimpin pemerintahan membicarakan peningkatan kerjasama kedua negara di bidang politik, ekonomi, kebudayaan, serta militer dan keamanan.

Setelah pertemuaan, PM Putin menemani Presiden Saleh berkunjung ke Modern Technology Exhibition 2010 di kota Zhukovsky dekat Moskow, menampilkan industri senjata dan teknik Rusia.

Angkatan Bersenjata Yaman hampir 90% alutsistanya buatan bekas Uni Sovyet. Pemerintah Yaman berencana memodernisasi alutsista AB Yaman dengan alutsista buatan Rusia.

Rusia dan Yaman dapat menandatangani kontrak pembelian alutsista lebih dari 1 milyar dolar, menurut seorang pakar persenjataan internasional Igor Korotchenko pada RIA Novosti, Kamis (01/07).

Yaman tertarik membeli jet tempur MiG-29 SMT lebih dari 30 unit, helikopter serang Mi-35 dan Ka-52 serta helikopter angkut Mi-17, menurut Korotchenko.

Tank T-72M1, rudal anti tank Kornet E, peluncur roket multi laras Smerch lebih dari 20 unit dan BMP-3 termasuk dalam daftar yang diminati oleh Yaman.

Yaman tertarik juga membangun sistem pertahanan udara dengan sistem rudal permukaan-udara S-300MPU dan S-300PMU1, ujar Korotchenko.

Ditambahkannya, Yaman akan memodernisasi alutsista yang dibeli dari bekas Uni Sovyet, termasuk kendaraan tempur BRDM-2, jumlahnya lebih dari 1000 unit.

Selain itu, Yaman menginginkan kapal perang, terutama kapal patroli cepat untuk memerangi perompak di Teluk Aden.

RIA Novosti/Berita HanKam

No comments:

Post a Comment

Post a Comment