Showing posts with label Mexico. Show all posts
Showing posts with label Mexico. Show all posts

Friday, November 18, 2011

AL Mexico Terima CN235 MPA Pertama


18 November 2011, Jakarta (Berita HanKam): Angkatan Laut Mexico (Armada de México) menerima pesawat pertama dari empat unit CN235 Maritime Patrol Aircraft (MPA) yang dipesan dari Airbus Military. Kontrak pembelian dilakukan dengan EADS North America dibawah program Mérida Initiative, merupakan program kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan Mexico.

Tiga pesawat lainnya akan diserahkan pada awal tahun 2012.

CN235 MPA dilengkapi teknologi terakhir untuk pengamatan diatas laut. Kombinasi sistem Forward Looking Infra Red (FLIR) dan radar pencari menjadi pesawat mampu melacak dan menentukan lokasi kapal-kapal saat sedang berpatroli. Pesawat juga dilengkapi dengan Automatic Identification System (AIS) and Fully Integrated Tactical System (FITS).

AL Mexico telah mengoperasikan tiga unit CN235 dan dua unit CN235 oleh Polisi Federal Mexico. AU Mexico mengoperasikan juga Sembilan C295 dan enam C212.

Sumber: Airbus Military

Thursday, July 7, 2011

Mexico Beli 4 Pesawat Angkut C-27J

C-27J Spartan terbang perdana. (Foto: Alenia Aeronautica)

7 Juli 2011, Roma (Berita HanKam): Mexico dan Alenia Aeronautica meneken kontrak senilai 200 juta dolar untuk pembelian empat pesawat angkut taktis C-27J Spartan, diumumkan pada laman resmi Alenia Aeronautica, Rabu (6/7).

Kontrak diteken di SEDENA (Secreteria della Defensa Nacional), Mexico City, dihadiri Direktur Administrasi SEDENA Jenderal Augusto Moisés Garcìa Ochoa, KASAU Mexico Leonardo Gonzàlez Garcìa serta CEO Alenia Aeronautica Giuseppe Giordo.

Pesawat pertama akan diserahkan akhir 2011 dan selanjutkan akan dikirimkan bertahap hingga akhir 2012. Kontrak termasuk dukungan logistik, suku cadang dan GSE (Ground Support Equipment).

Alenia Aeronautica telah menjual 83 unit C-27J ke AU Italia, Yunani, Bulgaria, Lithuania, Rumania, Moroko, Amerika Serikat dan Mexico.

Alenia Aeronautica memperkenalkan C-27J pada petinggi TNI AU pada Maret 2011. TNI AU membutuhkan sedikitnya 6 pesawat angkut kelas menengah untuk menggantikan Fokker 27.

Sumber: Alenia Aeronautica