Friday, September 4, 2009

Militer Indonesia Beri Pelatihan Medis Tentara Kongo

Letnan Jenderal Babacar Gaye asal Senegal mengaku puas atas hasil kerja keras prajurit-prajurit Indonesia yang tanpa kenal menyerah terus bekerja demi mendukung upaya PBB menciptakan dan menjaga perdamaian di Kongo. (Foto: detikFoto/Kapten Inf Leo Sugandi)

3 September 2009, Jakarta -- Tim medis Kontingen Garuda XX-F/Monuc memberikan pelatihan Basic Life Support (BLS) kepada perawat tentara nasional Kongo, agar dapat memberikan pertolongan dan penanganan medis bagi para korban konflik bersenjata di wilayahnya.

Perwira Penerangan Kontingen Garuda XX-F/Monuc Kapten Inf Leo Sugandi di Jakarta, Kamis (3/9), menyebutkan, pelatihan dilakukan dalam dua kategori yakni penanganan medis menggunakan peralatan lengkap dan tanpa peralatan.

"Geografis dan medan pertempuran yang kadang terpencil dan terisolir di Kongo, menuntut personel medis untuk dapat memberikan pertolongan terhadap korban pertempuran dalam kondisi apapun, termasuk keterbatasan alat serta perlengkapan medis," katanya.

Materi pelatihan BLS yang diberikan tim medis Indonesia kepada personel medis FARDC (tentara nasional Kongo) meliputi pertolongan terhadap problem jalan nafas (airway), pernafasan (breathing) dan sirkulasi jantung pembuluh darah (circulation) tanpa alat maupun dengan alat serta teknik transportasi korban luka. Dalam pelatihan tersebut bahkan dikenalkan juga teknik bedah sederhana untuk membebaskan jalan nafas dengan hewan percobaan kambing.

Pelatihan yang dilaksanakan dua hari sejak Rabu (2/9), itu dipimpin Tim Medis Indonesia Mayor Laut (K) dr. Redemptus Yudadi SpB bertempat di Rumah Sakit level I Kontingen Indonesia.

Tim kesehatan Indonesia yang terdiri dari 11 orang merupakan bagian dari Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F/Monuc pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo.

Tugas utama Kontingen Indonesia yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Kongo adalah memberikan bantuan Zeni kepada Monuc (Mission del Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo /misi PBB di Kongo) dalam menciptakan perdamaian, membentuk pemerintahan yang kuat dan stabil di Kongo.

MEDIA INDONESIA

No comments:

Post a Comment

Post a Comment