Tuesday, April 20, 2010

CN-235 Tampil di Integrated Expo Indonesia 2010 Banglades


20 April 2010, Jakarta -- Jakarta, Produk industri strategis Indonesia, pesawat CN-235 produksi PT Dirgantara Indonesia (PT DI), berencana meramaikan "Expo Indonesia 2010" pada 11-13 Mei, di Banglades.

Dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, Duta Besar RI untuk Banglades di Dhaka, Zet Mirzal Zainuddin mengemukakan pameran tersebut akan menampilkan berbagai produk ekspor dari industri strategik dan nonstrategik Indonesia.

Beberapa produk dari industri strategik yang ditampilkan antara lain produk dari CN-235 dari PT DI, produk industri peralatan kendaraan militer dari PT PINDAD, serta gerbong kereta api buatan PT INKA.

Sedangkan produk industri otomotif yang ikut dipamerkan dalam ajang tersebut yakni kendaraan bermotor jenis mini "multi purpose vehicle" seperti Suzuki APV, Toyota Avanza, serta ban mobil produk GT.

Expo Indonesia 2010 yang mengambil tema "Integrated Expo 2010: Discover Indonesia, the Beauty Unlimited" tersebut, juga akan menampilkan produk industri kecil menengah yang ikut dipamerkan antara lain furniture, kosmetik, handuk, kerajinan tangan dan aneka macam batik serta produk tenun songket dari berbagai daerah Nusantara, alat musik tradisional seperti gamelan jawa, angklung.

Sebelumnya, dalam pertemuan bisnis yang dihadiri Menteri Pariwisata, Sekjen Perdagangan dan Kebudayaan, serta Asosiasi Kadin Banglades pada 17 April lalu, Duta Besar RI Zet Mirzal mengungkapkan bahwa persahabatan, persaudaraan, dan "emotional link" antara Indonesia dan Banglades telah terjalin dengan sangat baik dan erat sejak dulu, yang ditandai bahwa kedua negara mempunyai banyak kesamaan dalam sejarah, kultur budaya dan agama.

Expo kali ini, menurut dia, akan merupakan salah satu langkah positif dan penting yang akan memberikan arti dalam pelaksanaan nyata pengembangan kerja sama bilateral Indonesia dan Banglades.

Selain itu, ia mengharapkan, ajang ini dapat lebih meningkatkan pasar ekspor komoditas Indonesia di Banglades dan peningkatan jumlah arus wisatawan Banglades untuk berkunjung ke Indonesia.

Tanggapan Pemerintah Banglades yang diwakili Menteri Pariwisata, Sekjen Perdagangan dan Kebudayaan, serta Asosiasi Kadin Banglades, menurut Zet Mirzal, cukup posotif.

Mereka, lanjutnya, sangat menghargai dan mendukung penyelenggaraan "Integrated Expo Indonesia 2010" di Banglades tersebut.

SINAR HARAPAN

No comments:

Post a Comment

Post a Comment