Sunday, December 6, 2009

279 Prajurit Yonif 600/Raider Pulang dari Misi Perdamaian di Libanon


6 Desember 2009, Balikpapan -- Suasana haru dan gembira menyelimuti wajah 279 prajurit Yonif 600/Raider yang tergabung dalam Kontingen Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII/C/Unifil Lebanon ketika para prajurit Raider tersebut menuruni anak tangga KRI Kambani dengan nomor lambung kapal 971 di pelabuhan Semayang Balikpapan yang mengangkut para prajurit sekembalinya dari menjalankan tugas misi perdamaian di Libanon. Penyambutan 279 prajurit 600/R sendiri berlangsung Halaman Makodam VI/Tpr Balikapan Sabtu (5/12) dengan Inspektur upacara Kasdam VI/Tpr Brigjen TNI Tan Aspan dalam sebuah tradisi militer .

Upacara penyambutan kepulangan 279 prajurit dari misi perdamaian di Libanon tersebut juga di hadiri Irdam VI/Tpr, para asisten, Kabalak, serta sejumlah prajurit dan PNS, Ibu-ibu Persit KCK serta sanak keluarga dari 279 prajurit tersebut. Usai pelaksanaan upacara Kasdam VI/Tpr Brigjen TNI Tan Aspan denagn diikuti para assiten dan Kabalak memberikan ucapan selamat datang kepada Dansatgas serta seluruh perwira Yonif 600/Raider yang tergabung dalam dalam Kontingen Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII/C/Unifil Lebanon.

279 prajurit tersebut sudah 13 bulan melaksanakan misi perdamaian di Libanon atas permintaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke pemerintah Indonesia yang ditindaklanjuti dengan pengiriman 1136 prajurit TNI dan 279 diantaranya dari Yonif 600/R asal Kodam VI/Tpr. Keberangkatan 279 prajurit Yonif 600/Raider ke Libanon dipimpin oleh Letkol Inf Haryono yang saat ini menjabat Pabandya Ops Staf Operasi Kodam VI/Tpr.

Sementara itu dalam Sambutan tertulisnya Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman yang dibacakan oleh Kasdam VI/Tpr mengatakan, setelah melaksanakan tugas selama kurang lebih satu tahun, para prajurit yang sekarang dengan gagah berdiri tegap di depan kita, telah melaksanakan tugas kehormatan yang diberikan oleh negara untuk turut serta melaksanakan misi perdamaian di Negara Lebanon di bawah naungan PBB, yang sarat dengan tantangan serta kompleksnya permasalahan di daerah penugasan.

Dari laporan periodik yang diterima oleh Komando dan hasil evaluasi pelaksanaan tugas Satgas 600/Raider, kalian telah ber-upaya secara optimal dan dapat menjaga martabat dan harga diri bangsa, sehingga kita sebagai prajurit yang berjiwa Sapta Marga benar-benar diakui dan disegani oleh prajurit dari negara lain.

Dari beberapa keberhasilan tersebut, secara umum saya menilai bahwa selama penugasan, kalian telah benar-benar me-laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan motivasi yang tinggi serta dilandasi semangat, kesungguhan serta sikap disiplin yang tinggi, yang merupakan sendi kehidup-an bagi setiap prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas.

Dengan keberhasilan tersebut, kepada prajurit Satgas 600/Raider, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan tugas serta dharma bhakti yang kalian berikan selama ini. Selain keberhasilan-keberhasilan di atas, apabila terdapat kekurangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Prajurit Satgas 600/Raider hendaknya dijadikan sebagai pelajaran berharga untuk perbaikan ke depan nantinya.

Pangdam juga berpesan kepada Dansatgas 600/Raider agar segera melakukan konsolidasi, senantiasa meningkatkan profesionalisme baik perorangan maupun Satuan dengan terus mengembangkan budaya belajar dan berlatih kepada seluruh prajurit di Satuan masing-masing. Kepada seluruh anggota Satgas, kalian akan mendapatkan cuti operasi yang diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pendam VI/Tanjungpura

No comments:

Post a Comment