Tuesday, January 25, 2011

TNI AL Tingkatkan Pengawasan Pulau Terluar

Sejumlah anggota Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) TNI AL berada tak jauh dari ranjau bawah air yang diledakkan dalam tindakan perlawanan ranjau (TDR) di perairan alur pelayaran barat Surabaya (APBS), Surabaya, Selasa (25/1). Kegiatan operasi yang dilakukan Satuan Ranjau (Satran) Koarmatim dengan menggunakan KRI Pulau Rupat-712 dan sejumlah satlak TNI AL, dalam rangka penindakan sekaligus pelatihan penanggulangan ranjau sepeninggal perang dunia II (PD-II) yang disebar oleh Jepang, yang bertujuan untuk menjamin perairan laut demi keutuhan NKRI. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat/ed/pd/11)

25 Januari 2011, Jakarta -- (Pos Kota): TNI Angkatan Laut akan meningkatkan pengawasan pulau-pulau terluar dengan menambah gelar operasi kapal perang serta penempatan prajurit Marinir.

“Kita punya 92 pulau terluar. Namun ada 12 pulau yang terpenting kita awasi maksimal,” tandas Kepala Staf TNI AL (Kasal), Laksamana TNI Soeparno, dalam konferensi pers usai membuka Rapim TNI AL di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/1).

Menurut Kasal, ke-12 pulau yang harus diawasi itu berbatasan langsung dengan negara tetangga. “Sudah menjadi tugas TNI menjaga keutuhan NKRI,” cetusnya.

Pada Rapim tahunan yang digelar selama satu hari tersebut, tambah Kasal, pihaknya menindaklanjuti instruksi Presiden, Menteri Pertahanan dan Panglima TNI. Rapim diikuti para Asisten Kasal, Kepala Dinas jajaran Mabes TNI AL, Pangkotama TNI AL, sejumlah pejabat teras Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, Lembaga Ketahanan Nasional, Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Badan Intelijen Negara dan Mahkamah Agung.

Rapim membahas soal peningkatan profesionalisme prajurit dengan melaksanakan latihan untuk pembinaan dan penggunaan kekuatan, melaksanakan diplomasi dan kerja sama dengan Angkatan Laut negara sahabat, serta uji coba penembakan senjata strategis.
Hal lain yang dibahas adalah percepatan penyelesaian aset TNI AL, pengamanan perbatasan, persiapan kegiatan untuk menghadapi KTT ASEAN, dan penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL.

Sumber: Pos Kota

No comments:

Post a Comment

Post a Comment