Saturday, August 22, 2009

Gubernur ALL: Komandan Harus Bantu Anggota Punya Masalah Hindari Desersi


21 Agustus 2009, Surabaya -- Setiap Komandan atau atasan bahkan sesama anggota harus saling membantu apabila ada anggota lain yang punya permasalahan, baik persoalan dinas, pribadi ataupun keluarga. Ini sangat penting bagi yang bersangkutan karena langsung atau tidak langsung pasti akan mempengaruhi cara kerja di kesatuannya, bahkan kalau dibiarkan begitu saja bukan tidak mungkin akan melakukan desersi, tegas Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksda Moch. Jurianto, S.E saat memberikan jam komandan kepada seluruh perwira, bintara, tamtama, dan PNS di Gedung Maspardi AAL, Bumi Moro, Surabaya, Jum’at (21/8).

“Apapun permasalahan dari anggota harus kita bantu, apabila komandan atau atasannya tidak mampu menyelesaikan atau membantu, silahkan sampaikan dan laporkan ke saya, pasti kita akan bantu dan carikan bagaimana jalan keluarnya. Khusus anggota yang berdinas di AAL ini jangan pernah sungkan atau takut menghadap sama saya, dan kalau perlu bagi mereka yang punya masalah silahkan SMS, pasti diperhatikan kalau itu memang hal yang benar,” ujar Laksda TNI Moch. Jurianto, S.E.

Pati dengan dua bintang di pundak ini juga mengingatkan tentang bahaya teroris yang sekarang ini lagi marak di tanah air. Melawan atau menghancurkan ancaman para teroris ini bukan hanya tugas Polri dan TNI saja, tetapi yang lebih penting lagi adalah peran serta dari seluruh lapisan masyarakat harus berperan aktif. Seluruh lapisan masyarakat harus berhati-hati dan waspada terhadap bahaya penularan teroris yang terus mencari jaringan atau pengikut, dan kalau ada sesuatu yang mencurigakan jangan pernah ragu-ragu untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib yang terdekat.

Biasanya yang menjadi sasaran atau target para teroris ini adalah orang-orang yang gampang dipengaruhi adalah orang-orang yang Islamnya masih separuh-separuh dan tidak punya pendirian, yang sedang ada masalah atau kesulitan, dan remaja yang perkembangan kepribadian dan emosinya masih labil. Di sini dituntut peran para orang tua agar terus memantau perkembangan para putranya dan segala perilakunya, dan apabila ada yang berubah drastis dari perilaku biasanya, itu patut kita curigai.

Pen AAL

No comments:

Post a Comment

Post a Comment