Wednesday, July 21, 2010

RI – Pakistan Sepakati Perjanjian Kerjasama Pertahanan


21 Juli 2010, Jakarta -- Menteri Federal Urusan Pertahanan Pakistan, Chaudry Ahmad Mukhtar, Rabu (21/7), melakukan kunjungan kenegaraan kepada Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, di Kantor Kemhan, Jakarta.. Kunjungannya kali ini adalah untuk melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pertahanan (Defence Cooperation Agreement) antara RI dan Pakistan.

Adapun salah satu isi dari perjanjian kerjasama pertahanan yang akan ditandatangani adalah kesepakatan mengenai akan diadakannya dialog dan konsultasi bilateral secara regular antara kedua negara dalam bidang strategis dan isu-isu keamanan yang menjadi perhatian bersama.

Hal lainnya yang termasuk dalam perjanjian kerjasama pertahanan tersebut adalah, pertukaran informasi dalam hal pertahanan termasuk di dalamnya mengenai organisasi, doktrin dan kebijakan pertahanan. Kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan melalui pertukaran personel, saling kunjung, latihan bersama, dan saling tukar informasi serta bentuk-bentuk kerjasama teknis lainnya yang berdasarkan prinsip kesetaraan dan kepentingan bersama.

Perjanjian pertahanan tersebut juga memuat mengenai upaya untuk mendorong pengembangan SDM institusi pertahanan dan angkatan bersenjata kedua belah pihak melalui pendidikan, pelatihan, saling kunjung, latihan bersama, pertukaran pengamat militer dalam mengawasi latihan dan pertukaran pendidikan keahlian, peralatan dan aktifitas yang berhubungan dengan hal-hal tersebut. Serta kerjasama di bidang pertahanan lainnya yang telah disetujui oleh kedua pihak.

Dalam kunjungannya ke Indonesia ini, Menhan Pakistan beserta rombongan juga dijadwalkan mengunjungi Museum Purna Bhakti di Taman Mini Indonesia Indah. Menteri Federal Urusan Pertahanan Pakistan Chaudhry Ahmad Mukhtar yang lahir di Lahore pada tahun 1946 ini menjadi Menteri Pertahanan sejak tahun 2008. Sebelum mengawali karier politik di tahun 1990 dan menjadikannya Menteri Pertahanan Pakistan saat ini, ia adalah seorang pengusaha. Sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada masa pemerintahan Benazir Bhutto.

DMC

No comments:

Post a Comment

Post a Comment