Friday, June 4, 2010

Puspenerbal Gelar Latihan Menembak


03 Juni 2010, Surabaya -- Kemampuan dan keterampilan menembak harus menjadi kemampuan dasar yang dimiliki oleh setiap prajurit TNI, Perwira Pelaksana Latihan Kolonel Laut (P) Sigit Setiyanta, memimpin latihan program menembak senjata ringan jenis pistol dan senapan bagi anggota Puspenerbal di lapangan tembak Jusman Puger Bhumi Marinir Karang Pilang Surabaya yang dilaksanakan hari Rabu/Kamis tanggal 26-27 Mei 2010.

Program latihan menembak perorangan Puspenerbal Triwulan II TA 2010 berdasarkan program latihan Puspenerbal untuk melatih prajurit dalam rangka mempertahankan & meningkatkan kemampuan serta ketrampilan menembak perorangan termasuk pengetahuan secara teknis dalam mengatasi kemacetan senjata, menembak dgn teknik benar (sesuai dgn prosedur penggunaan senjata) dan Menentukan nol benar pada senjata dan dapat menggunakan senjatanya sebagai senjata tempur organik.

Dalam program latihan menembak senjata ringan ini dilaksanakan dengan menggunakan 2 (dua) jenis senjata ringan yaitu pistol FN-45, Sig Sauer dan senapan laras panjang SS2-V2 Hasil dari program latihan menembak ini merupakan ukuran berhasil tidaknya program kemampuan menembak setiap prajurit.

Sebelum melaksanakan latihan menembak dengan menggunakan munisi tajam diadakan latihan secara teori dan praktek dengan tidak menggunakan munisi tajam serta bongkar pasang pistol FN-45, Sig Sauer dan senapan laras panjang SS2-V2 yang dilaksanakan di lapangan apel Puspenerbal pada hari Selasa tanggal 25 Mei 2010.

Hadir dalam latihan program menembak ini Wadan Puspenerbal Kolonel Laut (P) Untung Suropati serta seluruh anggota Puspenerbal. Pada pelaksanaan latihan menembak ini bagi para Perwira Puspenerbal menggunakan senjata pistol FN-45, Sig Sauer dengan jarak tembak 15-20 meter, sedangkan bagi para Bintara dan Tamtama Puspenerbal melaksanakan menembak menggunakan laras panjang SS2-V2 jarak tembak 100 meter dengan sikap tiarap, jongkok dan berdiri.

Dalam latihan menembak faktor keamanan harus betul-betul diperhatikan mengingat pada latihan menembak menggunakan peluru sebenarnya atau munisi tajam yang bila melakukan kesalahan sedikitpun akan berakibat fatal.






Puspenerbal

No comments:

Post a Comment

Post a Comment