Friday, September 18, 2009

Pesawa Latih AS-202 Bravo Call Sign LM-2039 Jatuh di Sragen

Sejumlah warga melihat bangkai pesawat latih AS 202 Bravo yang jatuh di persawahan Desa Jati, Sumberlawang, Sragen, Jateng, Kamis (17/9). Dalam kecelakaan ini terdapat satu korban meninggal yaitu pilot pesawat, Felix Kurniawan siswa dari skuadron pendidikan Adisucipto, Yogyakarta dan sampai saat ini belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut. (Foto: Antara/Hasan Sakri Ghozali/tom/09)

18 September 2009, Jakarta -- Pesawat AS-202 Bravo dengan Nomer Registrasi LM-2039 mengalami kecelakaan di desa Jati, Sumber Lawang, Sragen, Rabu (17/9). Pesawat jenis latih dengan misi Solo Aerobatic ini jatuh sekitar pukul 11.30 WIB.

AS-202 Bravo memiliki Airframe pabrikan FFA Switzerland pada tahun 1984. Pesawat ini memiliki 3686.30 jam terbang dengan jumlah sisa 13.70 jam terbang menuju fase perawatan berikutnya.


Puing-puing pesawat latih jenis AS 202 Bravo yang jatuh di areal pertanian Dusun Gulan, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (17/9). Dalam kecelakaan ini, siswa sekolah penerbang TNI AU Yogyakarta yang mengemudikan pesawat itu, Letnan Dua Elektronika (Lek) Felix Don Paschual, tewas. (Foto: KOMPAS/Heru Sri Kumoro)

Pesawat dengan Nomer Registrasi LM-2039 ini diterbangkan oleh Letda Felig Don Paschoalm Senda Wangge Alumni AAU 2008 yang merupakan siswa Sekbang A-80. Menurut data yang diperoleh, penerbangan ini dalam kondisi cuaca baik dan pesawat dalam keadaan layak terbang.

Kondisi pesawat setelah kejadian mengalami Total Lost dengan kondisi penerbang meninggal dunia, penyebab dari kecelakaan pesawat ini masih dalam penyelidikan tim investigasi PPKPU (Panitia Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Udara) dari Dislambangjaau.

Pesawat AS-202 Bravo di gunakan TNI Angkatan Udara sejak tahun 1981, setelah empat pesawat tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada tanggal 28 Maret 1981 dengan menggunakan kontainer. Dirakit di Lanud Halim Perdanakusuma oleh tehnisi TNI AU lalu diterbangkan ke Lanud Adi Sutjipto sebagai Pangkalan Induknya dan digunakan oleh Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI/TNI AU.

DISPENAU

No comments:

Post a Comment

Post a Comment