Monday, June 15, 2009

TNI akan Kurangi Penerbangan Protokoler

Hawk Mk-53 direncanakan digantikan L-159. (Foto: youdee)

15 Juni 2009, Jakarta -- Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso mengatakan akan mengurangi jumlah penerbangan pesawat-pesawat TNI di luar kedinasan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya kecelakaan.

"Jadi kita selektif terhadap penerbangan seperti untuk acara-acara protokoler HUT TNI AU tidak perlu ada fly pass, tidak perlu ada akrobatik, acara penutupan pendidikan dan sebagainya," kata Panglima di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/6).

Pembatasan penerbangan pesawat-pesawat TNI, lanjut Panglima, juga dilakukan terhadap tugas-tugas yang memerlukan ketelitian dan kecermatan. "Seperti pengangkutan logistik KPU (Komisi Pemilihan Umum) kalau memang cuaca jelek tidak akan kita paksakan," katanya.

TNI, lanjutnya, sudah memutuskan untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap sejumlah kejadian terkait alutsista milik TNI belakangan ini. "Kita memerlukan pemeriksaan khusus terhadap kejadian maupun intensifikasi manajemen pemeliharaan maupun intensifikasi manajemen penerbangan," kata Panglima.

Untuk pemeriksaan khusus ini, lanjutnya, TNI sudah membentuk tim khusus yang dipimpin Irjen TNI Letjen TNI Lilik AS. Mengenai pemeliharaan dan pengadaan alutsista selama ini, Panglima
mengatakan, pemeritah telah memberikan perhatian yang baik seperti penambahan alutsista yang signifikan, pembelian pesawat tempur Sukhoi, empat kapal perang korvet dan rencana pembelian kapal selam.


MEDIA INDONESIA

No comments:

Post a Comment

Post a Comment