Saturday, June 20, 2009

HMAS Manoora

HMAS Manoora L52. (Foto: navy.gov.au)

HMAS Manoora L52 merupakan kapal perang bekas pakai Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Fairfax County jenis Landing Ship Tank (LST) kelas Newport Landing Ship. Kapal ini dibuat 1971 dengan mesin dan teknologi era tahun 1950-an dan disain era tahun 1960-an. AL Australia (RAN/ Royal Australia Navy) mengakuisisi USS Saginaw dari kelas yang sama, diubah menjadi HMAS Kanimbla L51. RAN mengolongkan kedua kapal ini sebagai kelas Kanimbla.

Akuisisi ini diawali pengiriman sebuah tim dari markas besar Angkatan Bersenjata Australia (ADF/Australian Defence Force) ke Amerika Serikat pada November 1993, guna meninjau surplus kapal amphibi di armada AL AS. Pada Desember 1993, pemerintah Australia secara prinsip menyetujui mengakuisisi kedua kapal tersebut senilai AUD 70 juta.

USS Fairfax County. (Foto: navysource.org)

Pada Mei 1994, AL AS melakukan uji pelayaran kedua kapal tersebut dihadapan tim teknis RAN serta dilakukan inspeksi pendahuluan untuk memastikan kondisi kapal oleh tim. Akhirnya Australia memutuskan membeli kedua kapal di Agustus 1994, pengiriman kapal dilakukan satu tahun kemudian. Saat tiba di Australia, dilakukan inspeksi secara lebih detail oleh Australian Defence Industries (ADI) terungkap lambung mengalami korosi parah dan memerlukan dana hingga AUD 31,5 Juta untuk pekerjaan perbaikan dan peremajaan.

Dilakukan tender terbuka untuk pekerjaan ini, Forgacs Dockyard di Newcastle terpilih sebagai kontraktor utama. Penandatanganan kontrak senilai AUD 55 Juta pada Mei 1996. Kedua kapal tersebut dimodifikasi menjadi Amphibious Transport Ship (LPA). Pengiriman kedua kapal ke Forgacs pertenggahan 1996.

Akuisisi kedua kapal tersebut, dikarenakan dibatalkanya proyek Defense Training and Helicopter Support Ship (THSS) terkait anggaran pada Mei 1993. THSS dibentuk guna mempelajari akuisisi sebuah kapal baru yang cocok bagi ADF yang dapat mendukung operasi amphibi angkatan darat dan pelatihan laut personil angkatan laut.

Pembengkakan Anggaran

HMAS Manoora. (Foto: navy.gov.au)

Biaya awal proyek diestimasikan senilai AUD 120 Juta tetapi terjadi kenaikan biaya hingga menjadi AUD 308 Juta. Terjadi sejumlah perubahan biaya dari estimasi awal, biaya akuisisi LST dari AL AS estimasi awal AUD 76,3 Juta menjadi AUD 62 Juta; modifikasi kapal menjadi LPA AUD 32,8 Juta menjadi AUD 99,1 Juta; pekerjaan perbaikan dan peremajaan AUD 8,7 Juta menjadi AUD 142 Juta, fasilitas untuk angkatan darat AUD 15 Juta; fasilitas untuk pendaratan helikopter AUD 20 Juta, persyaratan kontrol pencemaran laut AUD 2 Juta; estimasi penambahan perbaikan dan peremajaan AUD 35 Juta dan akomodasi personil RAN di Newcastle AUD 5,8 Juta. Sehingga total anggaran menjadi AUD 380,9 Juta, anggaran sebelumnya AUD 120,4 Juta naik AUD260,5 Juta.

Anggaran terakhir membengkak kembali hingga lebih dari AUD 400 Juta, dimana adanya permintaan penambahan kemampuan kapal, meliputi: peralatan dan fasilitas medis AUD 7,3 Juta; modifikasi kompartemen AUD 5 Juta; upgrade akomodasi AUD 6,4 Juta; kemampuan untuk mengoperasikan helikopter AUD 20 Juta; dan persyaratan kontrol pencemaran laut AUD 2 Juta.

Kemampuan Kapal

Sea King dan Sea Hawk diatas dek HMAS Manoora. (Foto: navy.gov.au)

HMAS Manoora dan HMAS Kanimbla berbobot 8500 ton ditenagai 6 mesin diesel 16v ALCO 251C yang mampu dipacu hingga 20 knot. Kedua kapal mampu mengangkut 450 prajurit bersenjata lengkap berikut kendaraan dan peralatannya; dilengkapi fasilitas ruang kelas untuk pelatihan personil ADF selama berlayar; mampu membawa empat unit helikopter Blackhawk milik AD atau tiga unit Sea King milik AL sedangkan landasan helikopter mampu menampung dua unit helikopter serta dilengkapi fasilitas untuk dukungan pekerjaan perbaikan pesawat; tersedia rumah sakit dengan 40 tempat tidur berikut fasilitas operasi dan pemulihan, dimana dapat digunakan untuk bantuan kemanusian korban bencana alam atau operasi evakuasi warga negara Australia di luar negeri; dua kapal jenis LCM-8 (Landing Craft Medium) diletakkan di depan kapal; kapal hanya dipersenjatai sepucuk Phalanx Mk 15 CIWS kaliber 20 mm sebagai senjata bela diri dari serangan rudal atau pesawat.

APC diatas dek HMAS Manoora. (Foto: navy.gov.au)

Setelah pasukan diturunkan dari kapal, kedua kapal masih dapat memberikan supplai logistik pada pasukan di darat. Kapal mampu memproduksi ratusan liter air bersih hasil pengolahan air laut setiap harinya. Sistim Komando, Kontrol dan Komunikasi (K3) dapat digunakan oleh Komandan Pasukan mengendalikan operasi dari kapal.

Kelas Canberra
HMAS Manoora dan Kanimbla akan digantikan dengan dua unit LHD (Landing Helicopter Dock) kelas Canberra, kedua kapal akan diberi nama HMAS Canberra dan Adelaine. Kapal dirancang oleh Navantia, Spanyol, berbobot 27.000 ton, mampu menampung 1000 personil dan 150 kendaraan, enam unit helikopter.

Sumber: Department Of Defence Project JP 2027/@beritahankam

No comments:

Post a Comment

Post a Comment