Sunday, June 14, 2009

Menteri Pertahanan Anggota NATO Setuju Lanjutkan Operasi Anti Perompak di Somalia

Pertemuan para menteri pertahanan anggota NATO di Brussel berlangsung selama dua hari, 11 - 12 Juni. (Foto: NATO)

13 Juni 2009, Brussel -- Menteri Pertahanan dari 28 negara anggota NATO menyetujui melanjutkan operasi anti perompakan di Somalia pada pertemuan dua hari di Brussel, Belgia, Jumat (12/6). Operasi NATO melawan perompak di perairan Somalia akan berakhir pada akhir Juni.

Perompak dan sanderanya menunggu diatas dek kapal kargo Ukrania di perairan Somalia mengikuti permintaan AL Amerika Serikat guna mengecek kesehatan para sandera, Oktober 2008 (Foto: Jason R. Zalasky, HO – U.S. Navy/AP)

HMAS Cumberland frigate Inggris tergabung dalam Naval Group 2 NATO. (Foto: daylife)

Somalia tidak mempunyai sebuah pemerintahan yang efektif sejak Partai Sosialis Revolusioner ditumbangkan 1991. Dunia internasional mengetahui kontrol pemerintahan federal hanya di ibu kota Somalia Mogadishu dan sebagian wilayah tengah Somalia.

PBB mengatakan perompak Somalia telah melakukan aksinya sekurangnya 120 penyerangan pada kapal-kapal tahun 2008, mengumpulkan USD150 Juta untuk pembayaran pembebasan sandera dari pemilik kapal. Total kerugian dari aksi perompk ini diperkirakan USD 13 – 16 Milyaer termasuk naiknya biaya asuransi dan perlindungan terhadap kapal-kapal niaga, seperti halnya mengirimkan kapal-kapal menggunakan jalur yang lebih jauh untuk menghindari area berresiko sangat tinggi.

Sekitar 35 kapal perang dar angkatan laut 16 negara terlibat operasi anti perompak Somalia.

RIA Novosti/@beritahankam

No comments:

Post a Comment

Post a Comment