Friday, June 11, 2010

Komandan Pasmar-1 Lepas Satgasmar Puter IX


11 Juni 2010, Surabaya -- Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Pulau Terluar IX ( Satgasmar Puter IX ) pada upacara resmi di lapangan Apel Yonif-5 Marinir, Ujung, Surabaya, Kamis,(10/06).

Dalam amanatnya, orang nomor satu di jajaran Pasmar-1 itu mengatakan, negara kita adalah negara kepulauan yang terdiri dari 17.506 buah pulau dengan luas wilayah 7,7 juta kilometer persegi, yang terletak di antara dua samudera yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik.

Sebagai negara kepulauan, lanjutnya, memiliki perbatasan dengan negara-negara tetangga serta memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah ruah, sehingga berpotensi terjadi permasalahan, diantaranya masalah dibidang pertahanan keamanan, hukum, politik maupun ekonomi dan permasalahan yang menonjol adalah sengketa batas wilayah, pencurian hasil alam, perompakan dan penyelundupan yang perlu mendapat pengamanan secara serius.

“Dari latar belakang itulah, TNI khususnya TNI AL dan Marinir menggelar kekuatan untuk mengamankan pulau-pulau strategis terluar yang rawan konflik untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Danpasmar-1 juga mengharapkan kepada seluruh anggota Satgas Pulau Terluar IX agar semua pembekalan pengetahuan dan ketrampilan yang telah diberikan, dapat diterapkan dan diaplikasikan di lapangan dengan maksimal guna mencegah, meredam dan sekaligus sebagai penindak awal dari aksi gangguan keamanan.

“Selama ditempat penugasan, kalian semua sebagai mata dan telinga Pasmar-1 yang berada di garda paling depan wilayah NKRI, janganlah memberikan beban terhadap Korps, tetapi tunjukkanlah kemampuan kalian untuk menambah keharuman nama Korps Marinir di mata masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Danpasmar-1 memberikan pesan kepada seluruh Anggota Satgasmar Puter IX antara lain : kumpulkan dan susun data-data intelijen yang terbaru dengan melaporkan secara periodik, tingkatkan komunikasi dan hubungan dengan masyarakat sekitar berikut dengan aparat pemerintahan dan TNI/Polri, jaga kesehatan selama dalam operasi penugasan, ikuti setiap perkembangan yang terjadi didaerah operasi dengan selalu meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan, serta gunakan prosedur tetap (protap ) yang benar dalam setiap kegiatan sehingga meminimalkan kerugian personel dan material.

Hadir dalam kesempatan itu Komandan Resimen Arteleri-1 Marinir Kolonel Marinir R.B Heraspatty, Komandan Brigif-1 Marinir Kolonel Marinir Amir Faisol, Komandan Resimen Bantuan Tempur-1 Marinir Kolonel Marinir Wurjanto, Komandan Resimen Kavaleri-1 Marinir Kolonel Marinir Lasmono, Komandan KRI Teluk Parigi Mayor Laut Eka Edi S, Para Asisten Kaspasmar-1 dan pejabat dijajaran Pasmar-1.

Danpasmar-1 mengharapkan kepada Satgas Pulau Terluar IX agar semua pembekalan pengetahuan dan ketrampilan yang telah diberikan, dapat diterapkan dan diaplikasikan di lapangan dengan maksimal guna mencegah, meredam dan sekaligus sebagai penindak awal dari aksi gangguan keamanan. (Foto: Serda Mar Kuwadi)


Para anggota Satgasmar Puter IX. (Serda Mar Kuwadi)

Para prajurit membawa berbagai berbekalan yang akan digunakan di tempat tugas. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

Anggota Satgasmar Puter IX siap menjalankan tugasnya. (Foto: Serda Mar Kuwadi)


Sejumlah prajurit Korps Marinir dari Pasmar 1 yang tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar IX (Satgasmar Puter IX) menaiki KRI Teluk Parigi ATF 539 di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya, Jumat (11/6). Satgasmar Puter IX sebanyak satu kompi ini, akan bertugas di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat/EI/ss/hp/10)

Sejumlah prajurit Korps Marinir dari Pasmar 1 yang tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar IX (Satgasmar Puter IX) menaikkan motor ke KRI Teluk Parigi ATF 539 di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya, Jumat (11/6). (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat/EI/ss/hp/10)


Marinir

No comments:

Post a Comment

Post a Comment