Thursday, June 24, 2010

Jenderal USARPAC Kunjungi Kasad

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menerima kunjungan kehormatan Commanding General Of The United States Army Pacific Command (USARPAC), Letnan Jenderal Benjamin R. Mixon. Pertemuan berlangsung di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (23/6/2010). Dalam kesempatan itu, Letnan Jenderal Benjamin R. Mixon didampingi oleh Col Robinson (Chief of ODC), Maj. Spaket (Army Attache), Maj. Pajimula (Executive Assistant) dan CSM Zeulemoyer (Chief Sgt Major). (Foto: Puspen TNI)

23 Juni 2010, Jakarta -- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI George Toisutta menerima kunjungan kehormatan Komandan Jenderal USARPAC (USA Army Pacific) Letnan Jenderal Benyamin R. Mixon beserta rombongan di Markas Divisi-1/Kostrad, Cilodong, Bogor , Rabu, (23/6).

Pada kesempatan ini Kasad didampingi Pangkostrad Letjjen Burhanudidn Amin, Aspam Kasad, Mayjen TNI Tisna Komara, Asops Kasad TNI Hariyadi Soetanto, dan Pangdivif-1/Kostrad Mayjen TNI Moeldoko.

Kepada Komandan Jenderal USARPAC, Kasad mengatakan sebagai bagian dari TNI, Angkatan Darat memiliki tugas sangat strategis yang intinya untuk menjaga kedaulatan darat negara kesatuan Republik Indonesia.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, TNI Angkatan Darat selalu berupaya meningkatkan profesionalitas keprajuritan, yang antara lain dilaksanakan melalui kerjasama dengan Angkatan Darat negara negara sahabat, termasuk dengan USARPAC.

“ Kerjasama berbagai program latihan antara TNI Angkatan Darat dan USARPAC yang selama ini telah berjalan dengan baik, hendaknya dapat dilanjutkan. Kesemuanya itu tentunya sangat bermanfaat bagi upaya peningkatan profesionalitas prajurit kedua negara”, tambah Kasad.

Menurut Kasad, melalui kerjasama yang berlandaskan prinsip kesetaraan dan saling percaya, akan memperkuat hubungan antara TNI Angkatan Darat dengan USARPAC.

Kasad juga menginformasikan, saat ini satuan satuan TNI Angkatan Darat, telah dan sedang melaksanakan tugas perdamaian PBB. Keberadaan pasukan Indonesia tersebut secara umum mampu berkontribusi positif serta dapat diterima penduduk setempat.

“ Dimasa yang akan datang TNI khususnya TNI Angkatan Darat, berkeinginan untuk terus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia dengan mengirimkan para prajurit di bawah PBB ke berbagai wilayah yang sedang konflik ”, tambah Kasad.

Lebih lanjut Kasad mengatakan, latihan Garuda Shield yang diikuti oleh 7 negara telah berlangsung dari 10 hingga 22 Juni 2010 yang lalu, di Pusat Latihan Infanteri TNI Angkatan Darat, sangat tepat dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalitas dan hubungan antar peserta latihan serta dapat memberi pemahaman dan keseragaman dalam pelaksanaan operasi pemulihan keamanan PBB.

Dispen/POS KOTA

No comments:

Post a Comment

Post a Comment