Wednesday, November 25, 2009

Geladi Posko I Kodim 0733-BS/Semarang

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Haryadi Soetanto (kanan), menyematkan tanda peserta Geladi Posko I Kodim 0733-BS kepada Dandim 0733-BS, Letkol Inf Nugroho Sulistyo Budi (kiri), pada upacara pembukaan Geladi Posko I Kodim 0733-BS/Semarang "Tanggap", di Semarang, Jateng, Selasa (24/11). Sasaran geladi antara lain agar para personel TNI mampu melaksanakan koordinasi dengan aparat terkait untuk mengatasi gejolak sosial yang timbul di wilayah. (Foto: ANTARA/R. Rekotomo/Koz/09)

24 November 2009, Semarang -- Dalam rangka meningkatkan kemapuan komandan dan staf Kodim 0733 BS/ Semarang dalam operasi pembantuna kepada Pemda meliputi aspek kodal dan prosedur bantuan administrasi sebagai bagian dari satuan yang lebih besar dalam rangka pembinaan wilayah. Demikian disampaikan Kolonel Inf. NRP 29246, Jagar Naibaho selaku direktur Geladi Posko-I Kodim 0733 BS/ SMG Tahun Anggran 2009 (24/11).

Hal serupa juga dikatakan oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Haryadi Soetanto,”Seiring perkembangan situasi dan kondisi saat ini menuntut jajaran TNI Angkatan Darat khususnya prajurit Kodam IV Diponegoro untuk menghadapi perkembangan yang terjadi.” Dan untuk itulah kegiatan ini dilaksankan guna peningkatan profesionalisme prajurit Angkatan Darat. Mengingat tugas dan tantangan kedepan semakin berat dan kompleks.

Geladi Posko-I Kodim 0733 BS/ SMG dipandang positif dan sebagai pendorong guna berbuat baik, atas dasar tersebut perlu dilaksanakan latihan sehingga reliasi peran dan pengabdian dilapangan sesuai prosedur dan sejalan tuntuan perkembangan jaman.

Keberadaan Kodim dituntut untuk dapat mewujudkan postur prajuritnya yang profesional, efektif, efisien dan modern. Dijelaskan oleh Pangdam IV Diponegoro bahwa semua prajurit disemua tingkatan harus mampu dan pro aktif merealisasikan tugas pokoknya dilapangan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.


Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Haryadi Soetanto (kanan), didampingi Dandim 0733-BS, Letkol Inf Nugroho Sulistyo Budi (kiri), saat meninjau kesiapan berbagai peralatan yang akan digunakan pada Geladi Posko I Kodim 0733-BS/Semarang "Tanggap", di Semarang, Jateng, Selasa (24/11). Sasaran geladi antara lain agar para personel TNI mampu melaksanakan komando dan pengendalian dalam operasi bantuan kemanusiaan kepada pemda setempat. (Foto: ANTARA/R. Rekotomo/Koz/09)

“Pelaksanaan serangkaian latihan ditandai dgn pemecahan permasalahan dari pelaku terdiri dari, komandan dan staf,” kata Mayjen TNI Haryadi Soetanto. Materi yang disampaikan berkaitan erat dengan kemampuan dan ketrampilan komandan dan staf dalam merecanakan operasi dan komando pengendalian operasi melalui mekanisme prosedur hubungan komandan dan staf, shg mampu merespon permasalahan yang terjadi lingkup tugas diwilayahnya, dengan menerapkan doktrin rencana operasi dan prosedur tetap secara baik dan benar. Pelaksanaan Geladi dimulai hari ini (24/11) hingga Kamis (26/11) bertempat di Makodim 0733 BS/ Semarang.

Mengacu pelaksanaan gladi-gladi sebelumnya dan berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan latihan yang telah dilakukan masih ada kegiatan yang bersifat teknis dan mekanisme hubungan dengan staf yang harus masih dibenahi di masing-masing satuan setingkat Kodim. Dalam kerangka itulah perlu diinsentifkan pelaksanaan pimpinan dan staf agar benar- benar menguasai prosedur komandan dengan benar dan tepat.

Pangdam berpesan kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti serangkain kegiatan dengan sungguh-sungguh. Dan bagi penyampai materi harus benar-benar menguasai dan menghayati tugas pokoknya. Karena dengan hal tersebut akan mampu melaksanakan tugas dengan benar, komando gladi metode latihan sesuai dengan prisisip pembinaan latihan dan doktirn pendidikan TNI AD. “Latihan dan praktek merupakan metode baik peningkatan kemampuan personail,” kata Pangdam IV Diponegoro.

Dikatakan bahwa dalam setiap pelaksanaan kegiatan harus dilakukan evaluasi tidak hanya setelah selesai dilaksanakan, namun diawal perencanaanpun perlu dilakukan evaluasi. Selain itu diharapkan selama pelaksanaan menciptakan suasana geladi yang mencerminkan peningkatan kualitas prosedur kerja komandan dan staf termasuk instansi terkait, dengan cara mendekatkan materi latihan dengan keadaan sebenarnya sehingga dapat lebih menguasai materi.

Semarang.go.id

No comments:

Post a Comment