
Operasi Siaga Tempur 2009 dilaksanakan oleh Gugus Tempur Laut Armada RI Kawasan Barat (Guspurlabar) melibatkan korvet KRI Sultan Thaha Saefudin-367, kapal penyapu ranjau KRI Pulau Rusa-726, kapal patroli KRI Sikuda-863 dari unsur Koarmabar, fregat KRI Yos Sudarso-353 dan satu Nomad dari unsur Koarmatim. Operasi ini akan berlangsung selama 3 bulan dari Maret hingga Mei 2009.

Pada hakekatnya operasi ini bertujuan memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di laut dan meningkatkan eksistensi serta kewibawaan TNI AL selaku penegak kedaulatan dan hukum dilaut dengan menggelar kekuatan laut di wilayah yurisdiksi nasional Kawasan Barat Indonesia.

PONTIANAK, 5/4 - TEMPUR LAUT. Komandan KRI Yos Sudarso-353, Letkol Laut (P) Suhartono (kanan), melihat peta bersama anggota TNI AL saat berpatroli di wilayah perairan Kalimantan Barat. (Foto: ANTARA/Jessica Wuysang/nz/09)
Daerah operasi dikonsentrasikan pada daerah rawan strategis, dengan poros manuver sepanjang Pantai Barat Sumatera, Selat Malaka, Selat Singapura dan Laut Cina Selatan. (ANTARA/TNI AL/Beritahankam.blogspot)
No comments:
Post a Comment