Sunday, June 7, 2009

TNI AD Juara Umum AASAM 2009 di Australia

Sang Juara AASAM 2009 Kontingen TNI AD. (Foto: priyadie98/military-photos)

TNI AD mengikuti lombak tembak AASAM (Australian Army Skill at Arms Meeting) 2009 yang diselenggarakan oleh personel AD Australia yang berasal dari Combined Arms Training Centre (CATC), School of Infantry (SOI), dan beberapa satuan lainnya, berlangsung 2 sampai 24 Mei 2009 di Puckapunyal, Victoria, Australia. AD Australia mengundang 16 negara di kawasan Asia Pasifik, Eropa, dan negara-negara persemakmuran untuk turut serta pada AASAM 2009. Hanya 10 negara yang mengirimkan kontigennya ke AASAM 2009; Australia (1 kontigen), Brunei Darussalam (1), Kanada (2), Indonesia (1), Malaysia (1), Selandia Baru (1), Papua Nugini (1), Filipina (1), Singapura (1), dan Inggris (1). AASAM bertujuan mengukur kemampuan petembak dalam keterampilan menembak. AASAM 2009 merupakan penyelenggaraan ke-24.

(Foto: priyadie98/military-photos)

Kontigen TNI AD in action. (Foto: priyadie98/military-photos)

TNI AD telah tiga kali turut serta AASAM, pertama kali 1995 di Canungra, Queensland, 2005 di Singleton, New South Wales dan 2008 di Puckapunyal, Victoria. Kontigen TNI AD berjumlah 15 orang prajurit TNI AD dari berbagai kesatuan, 10 orang petembak dan 5 orang official, dipimpin komandan kontigen Letkol Inf Tandyo Budi R, kapten tim Mayor Inf. M. Asmi. Kontingen ini dibentuk berdasarkan Surat Perintah Kasad Nomor: Sprin/677/IV/2009 tanggal 15 April 2009 tentang perintah mengikuti lomba tembak Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) tahun 2009 di Australia.

Materi lomba berjumlah 41, terdiri dari senapan (16 Matchs), Pistol (7 Matchs), SO (5 Matchs), Gabungan Senapan & SO (5 Matchs) dan Overall – Champion (8 Matchs), dimana memperebutkan 41 mendali.

Tabel perolehan mendali. (Tabel: Tandef.net)

Dibawah kondisi temperatur yang cukup dingin, pagi dan malam hari antara 0 – 10° C dan siang dan sore hari antara 5 – 18° C, angin cukup kencang berkisar antara 5 – 20 knot yang sangat berpengaruh besar terhadap perkenaan proyektil munisi di lesan. Dilakukan beberapa usaha untuk mengatasi kondisi tersebut, serta ditunjang kemampuan para petembak TNI AD dan kehandalan senjata SS-2 V-4 senapan serbu buatan PT. PINDAD. Kontingen TNI AD berhasil merebut posisi juara umum, setelah memperoleh 59% mendali emas, 41% mendali perak, dan 39% mendali perunggu.

(Tandef.net/Beritahankam.blogspot)

No comments:

Post a Comment