
12 Juni 2009, Surabaya -- Sebanyak 14 prajurit siswa Pendidikan Pasukan Katak (Dikpaska) Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal) berhak atas Brevet Para/terjun setelah berhasil mengikuti Latihan dan Praktek Keparaan selama 45 hari di Juanda, Sidoarjo.
Salah satu brevet kebanggaan Pasukan Katak itu disematkan langsung oleh Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) yang juga merupakan Warga Kehormatan Pasukan Katak Laksamana Pertama TNI Ade Supandi, SE di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jumat (12/6).
Kemampuan untuk melaksanakan terjun baik static maupun free fall yang harus dimiliki oleh prajurit Pasukan Katak karena merupakan sarana pendekat yang paling efektif dan efisien untuk menuju ke daerah sasaran dalam pelaksanaan operasi-operasi khusus.

Oleh sebab itu, latihan keparaan tersebut bertujuan untuk membekali siswa agar mampu melakukan penerjunan baik terjun static maupun free fall yang merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit pasukan katak.
Menurut Dankodikopsla, latihan tersebut merupakan upaya untuk membentuk jati diri para siswa agar mampu menjadi prajurit yang handal dan disegani karena berkemampuan khusus, sekaligus sebagai bekal dalam upaya menghadapi tugas-tugas mendatang yang semakin berat dan kompleks.

Pada bagian akhir amanatnya, Dankodikopsla meminta kepada para siswa Dikpaska agar mempertahankan dan membina kemampuan yang telah dimiliki, baik kemampuan perorangan maupun kerjasama tim agar mampu melaksanakan kegiatan secara optimal.
“Bina terus diri anda dan isi dengan berbagai macam disiplin ilmu, jaga kesamaptaan jasmani dengan berlatih secara rutin dan teratur dalam menghadapi tugas-tugas mendatang,” ujarnya.
Hadir pada acara tersebut Dan Lanudal Kolonel Laut (P) Subaryoto, Dansatpaska Koarmatim Kolonel Laut (P) Julius Bustami, Dansepaska Letkol Laut (P) Jefry, Kolonel Paskhas Seto Purnomo serta beberapa instruktur dari Paskhas TNI AU.
(Penkobangdikal)
No comments:
Post a Comment