Wednesday, June 3, 2009

AS-202 Bravo Terbang Navigasi Jarak Sedang Transit di Lanud Iswahjudi

Tiga Pesawat AS-202 Bravo melaksanakan terbang formasi dalam rangka terbang Navigasi Jarak Sedang di Lanud Iswahjudi, Rabu (3/6). ( Foto: Pentak Lanud Iswahjudi)

3 Mei 2009, Magetan -- Setelah selesai melaksanakan latihan terbang Navigasi Jarak Dekat (NJD) selama 4 hari (27 s.d. 30 Mei 2009) dengan rute Lanud Adisoemarmo ke Lanud Iswahjudi, sejumlah Siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) PSDP (Prajurit Sukarela Dinas Pendek) TNI angkatan 24 tahun 2009 melaksanakan latihan terbang Navigasi Jarak Sedang (NJS) menggunakan pesawat latih AS-202/Bravo dan transit di Lanud Iswahjudi, Magetan, mulai hari Minggu (31/5).

Latihan terbang Navigasi Jarak Sedang (NJS) telah berlangsung selama empat hari mulai tanggal 31 Mei s.d. 3 Juni 2009 dengan menempuh rute dari Lanud Adisoemarmo, Solo, Lanud Iswahjudi diteruskan ke Lanud Juanda Surabaya. Sebaliknya, dari Lanud Juanda kembali ke Lanud Iswahjudi dan berakhir di Lanud Adisoemarmo, Solo.

Melibatkan sembilan siswa dari 17 Siswa Sekbang PSDP angkatan 24 tahun 2009,sepuluh instruktur pemantau dan sepuluh pesawat latih mula AS-202 Bravo, Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Komandan Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Letkol Pnb M. Dadan Gunawan usai mendarat dengan pesawat AS-202/Bravo yang diterbangkan dari Surabaya, Rabu (3/6) pada saat istirahat di Dispatch Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi mengatakan bahwa Skadik 101 masuk dalam jajaran Wingdik Terbang 1 yang bermarkas di Lanudadisoetjipto, Yogyakarta, mengemban tugas mendidik/melatih para siswa Sekbang mampu terbang solo (mandiri) tahap pemula, sebagai bekal menempuh tahap berikutnya yaitu terbang dasar menggunakan pesawat T-34 Charlie di Skadik 102.

Lebih lanjut Perwira lulusan AAU tahun 1992 dan Sekbang Angkatan 48 ini mengatakan bahwa NJD/NJS merupakan fase-fase akhir bina terbang latih dasar Sekolah Penerbang dengan pesawat AS-202/Bravo Skadik 101 Lanud Adisoetjipto.

Sebelum terbang NJD/NJS para siswa penerbang ini harus menempuh program persiapan di darat, manuver dasar, pattern, instrument, aero, formasi dan round robin. NJS itu sendiri merupakan program pembelajaran diluar aerodrome/pangkalan udara basis, ujarnya.

(Dispenau)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment