Friday, September 27, 2013

Pesawat Tempur T-50i Terbang Perdana di Lanud Iswahjudi

Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Wastum, mengacungkan jempol sebagai tanda sukses setelah terbang perdana dengan pesawat T-50i, Kamis (26/9). (Foto. Pentak Lanud Iswahjudi)

26 September 2013, Magetan: Komandan Skadron Udara 15 Letnan Kolonel Pnb Wastum, melaksanakan terbang perdana dengan pesawat tempur T-50i Golden Eagle, di area terbang Lanud Iswahjudi, Kamis (26/9).

Terbang perdana dilaksanakan Komandan Skadron Udara 15 Letnan Kolonel Pnb Wastum, dengan menggunakan pesawat T-50i Golden Eagle TT 5003, bersama penerbang dari Korean Aerospace Industries (KAI), Letkol (Ret) Khang Cheol, sedangkan Mayor Pnb Marda Sarjono bersama Letcol (Ret) Dong Kyu Lee, menggunakan pesawat T-50i TT 5004.

Uji terbang pesawat baru tersebut, sukses dilaksanakan oleh kedua penerbang tempur Lanud Iswahjudi tersebut selama 1 jam 15 menit dengan lokasi terbang di south area Iswahjudi, pada ketinggian 40.000 feet.

Pada terbang perdana tersebut disaksikan langsung oleh Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Minggit Tribowo, S.IP., dan segenap pejabat dari Mabesau dan Lanud Iswahjudi, di hanggar Skadron Udara 15.

Sumber: Pentak Lanud Iswahjudi

6 comments:

  1. SUDAH GAK JAMAN PESAWAT GINIAN PAK KASAL, DARI NEGARA ASAL NYA SAJA SUDAH GAK DI LIRIK, SEKARANG JAMAN NYA SILUMAN TANPA TERDETEKSI RADR,....MALINGSIAL KETAWA TUH WOY,...UDAH NGINTIP2 MAU MALING LAGI,...MAU GEBUK PAKE APA PESAWAT GINIAN,...ASUUUU....ASUUUUU.

    ReplyDelete
  2. ANO@ LHO KOK GOBLOG BANGET SIH... PESAWAT INI KAN PESAWAT LATIH...., ASAL TAU YAHHH, T50i INI LBH CANGGIH DRI PADA PESPR MILIK TETANGGA, PESAWAT LATIH ITU SNGAT PNTING UTK MENGASAH SKILL PILOT, TAU!!!!

    ReplyDelete
  3. @ano 7.20: Mas bro kudu banyak2 belajar tentang dunia militer, baru kemudian komentar. Kalo anak2 formil baca komentar sampean pastilah pada sakit perut karena ketawa geli he..he.
    Sistem pelatihan yang baik itu adalah yang kontinyu dalam artian sebelum bisa menerbangkan pesawat jet yang lebih advance maka pilot harus melewati tahap pelatihan dengan pesawat tertentu. Contohnya misalnya: lulusan AAU tidak mungkin langsung dididik untuk menerbangkan Sukhoi MK30 melainkan harus melalui pendidikan dengan jet latih terlebih dahulu. Ya itu contohnya T50i salah satunya. Sedangkan untuk menerbangkan pesawat sekelas hercules atau CN295, latih dasar misalnya dengan pesawat Grob, yang kemaren baru datang dari Jerman.
    Tapi militer kita cerdik mensiasati kondisi anggaran yang minim jadi dipilihlah T50i ini yang bisa di set sebagai pesawat tempur taktis jadilah kode dibelakangnya TT. Kalo buat maen gebuk2an sama tetangga baru Sukhoi keluar :)

    ReplyDelete
  4. Ano 07.20 itu kudu dimaklum... ha ha--- visibility nya sempit sekali dlm membahas jet T50- nihh skedar gambaran untuk om ano07.20 bahwa T50 golden eagle FAKTA bisa dikategorikan masuk kelas lighfighter jet- malah scara teknis speknya melebihi kemampuan F1 FUJI-AMX-F5 tiger retropit..jadi T50 bisa disejajarkan dg F16 cd Blok52-FA18 hornet- CHINGKUO-MIRAGE 2000- GRIPEN - HAWK 200.. alasan nya fakta T50 miliki spesifikasi power dg mesin MACH1.5 (F18 mach 1.8)+ avionic MDF+ muatan senjata : internal gun 20mm- hadpoint tuk AIM 120 BVR AMRAAM- AGM65 maverick-4 AIM9 sidwinder dll- jadi fakta bahwa kemampuan teknis yg dimilikiT50 lebih dominan ke fungsi tempur- dan untuk fungsi latih bisa disebut fungsi tambahan- fakta lho om- RI musti perbanyak T50 ini OKEE.

    ReplyDelete
  5. Sy ano 3.55pm om -mau nambah koment - usul:lebih baik scheme warna untuk TA50 TNIAU harusnya gunakan kamuflase full combat layaknya skuadron operasional F16-HAWK- SU27 dll- jadi jangan menggunakan untuk warna s!?perti tim aerobatik ELANGBIRU dulu F16 itu.sayang om T50 itu kan spesifikasi teknisnya memiliki fungsi tempur yg tinggi-jadi ya warna juga musti full combat.

    ReplyDelete
  6. Klo warna kamuflase sprti TIM ELANG BIRU - lebih baik dipasang nya di jet HAWK MK53 aja- dan jangan diterapkan di jet T50-toh 6jet HAWK MK53 juga gak langsung digrounded kan- maksimalkan 6 HAWK MK53 TNIAU yg masih bagus itu-dan pertahankan sampai th2020 kan bisa diretropit maksimalkan-jangan maen grounded aja-contoh negara RRC-korea utara dll sampai kini masih bisa pakai MIG19farmer-MIG21 fishbed-TU16 badger dll- masa RI tak bisa tiru -apa lagi melihat koleksi jet fighter yg dimiliki RI sekarang minim- maka lebih baik warna T50 gunakan warna full combat- untuk tim aerobatik kan RI dirasa cukup terwakili dengan JUPITER TIM AEROBATIK KT1 wongbee. Trims

    ReplyDelete