Friday, May 31, 2013

Myanmar Tertarik Pesawat CN-295

Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsuddien (kanan) bersama Panglima Tentara Udara Diraja Malaysia, Jeneral Dato Rodzali Bin Daud (kedua kiri) dan Duta Besar Spanyol untuk Malaysia (kiri) sesaat setelah penerbangan promosi pesawat angkut militer CN 295 buatan PT Dirgantara Indonesia di bandara Subang, Malaysia, Jumat (31/5). Pesawat tersebut melakukan tur promosi ke enam negara ASEAN yaitu Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Thailand dan Malaysia. (Foto: ANTARA FOTO/Aulia Badar/ss/pd/13)

31 Mei 2013, Nay Pyi Taw: Kedatangan Pesawat CN-295, Selasa (28/5), di Nay Pyi Taw, Myanmar, menarik keperhatian pemerintah setempat. Sejumlah pejabat militer Myanmar, antusias untuk mengetahui kemampuan dan karakter pesawat produksi bersama PT Dirgantara Indonesia (DI) dan Airbus Military tersebut. Para pejabat tersebut juga mengikuti joy flight CN-295 yang dimulai dan diakhiri di Bandara Nay Pyi Taw.

Kehadiran pesawat CN-295 di Myanmar, sebagai bagian dari kunjungan Wamenhan ke enam negara Asean yaitu Filipina, Brunei, Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Malaysia.

Saat bertemu dengan Wamenhan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang memimpin rombongan dengan menggunakan pesawat CN-295, Menteri Pertahanan Myanmar Wai Lwin juga menanyakan pesawat tersebut.

“CN-295 dipakai untuk kepentingan militer dan operasi bencana. TNI AU pakai untuk mengangkut pasukan dan penerjun. Pesawat ini juga dapat mengangkut dua mobil dan bisa mendarat di landasan rumput sepanjang 650 meter. Dengan daya muat 9 ton, pesawat mampu terbang 9 jam.” Menurut Wamenhan.

“Terima kasih penjelasannya. Pesawatnya sangat bagus. Secara pribadi, saya suka pesawat itu. Tahun lalu kami punya rencana membeli pesawat, tapi dibatalkan. Sekarang ada rencana lagi kami harus melaporkan dahulu ke atasan” jawab Wai Lwin.

Sementara itu, Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia Budiman Saleh mengatakan, dibutuhkan waktu dua sampai tiga tahun untuk melakukan penetrasi pasar ke suatu negara. “Kami ke Myanmar, sebagai bagian dari penetrasi pasar ini,” kata Budiman.

Sumber: Kemhan

1 comment:

  1. Dlm blantian produk CN-295 hrs gencar, artinya setelah menunjukkan prudak dilanjutkan diadakan terjun payung bersama dg menggunakan CN-295 dan bersama2 dg para konsumen yg akan membeli pesawat tersebut. Slamat utk blantian CN-295......

    ReplyDelete