Wednesday, October 12, 2011

C-295 Uji Kemampuan di Lanud Samsudin Noor


12 Oktober 2011, Lanud Samsudin Noor (TNI): Pesawat angkut militer tipe C-295 dengan Nomor Registrasi EC-296 keluaran pabrik pesawat Cassa Airbus Spanyol dengan Kapten Pilot Komandan Skadron Udara 2 Letkol Pnb Moh. Mujib beserta 13 Awak Pesawat pertama kali mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Senin (10/10), tepat pukul 14.40 Wib.

Komandan Lanud Samsudin Noor Letkol Pnb Mokh. Mukhson beserta Staf Operasi dan jajaran pendukung penerbangan Lanud Sam menyambut kedatangan pesawat angkut versi Militer jenis/tipe C-295. Pesawat tersebut sedang mengemban misi untuk melaksanakan Uji Navigasi Jarak Jauh dalam rangka uji coba dan penjajakan terhadap kemampuan pesawat dan kemampuan air crew dalam mengoperasikan pesawat tersebut, yang rencananya untuk menambah kekuatan alutsista TNI AU khususnya pesawat angkut militer di Skadron Angkut Ringan yang berkedudukan di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta. Jika memenuhi standard sesuai kriteria yang dikehendaki TNI AU, maka pesawat tersebut akan dibeli TNI AU dan pabrik Pesawat Cassa Airbus Militery Spanyol akan bekerjasama dengan Industri Pesawat Terbang Indonesia (PT. DI) guna memproduksi pesawat terbang tersebut di PTDI.

Pesawat tersebut memiliki kemampuan multi fungsi artinya bisa diubah-ubah sesuai fungsi tugas yang akan diembanya, yaitu bisa diubah menjadi pesawat angkut VIP, sebagai Ambulan Udara, sebagai pesawat Komando Pengendalian, sebagai pesawat Angkut Pasukan Tempur, sebagai pesawat angkut Logistik, sebagai pesawat untuk Penerjunan pasukan dan penerjunan logistik, sebagai pesawat SAR Tempur, sebagai pesawat Patroli Maritim dan Anti Kapal Selam, bisa juga digunakan sebagai Pesawat Air To Air Refuelling.

Komandan Lanud Samsudin Noor menyempatkan diri untuk masuk Cockpit pesawat guna melihat dari dekat teknologi yang dimiliki pesawat tersebut. Beliau mengatakan kagum dan bangga terhadap pesawat tersebut, karena jika terwujud menjadi kekuatan alutsista TNI AU, maka disamping akan memperlancar dukungan operasi penerbangan TNI AU juga akan ada transfer ilmu pengetahuan dan tehnologi dari negara maju bagi TNI AU khususnya dan generasi penerus bangsa pada umumnya serta yang tidak kalah penting akan memajukan perkembangan industri pesawat terbang Indonesia yang satu satunya dimiliki bangsa Indonesia yaitu PT. DI.

Seusai mendarat di Lanud Samsudin Noor Pesawat tersebut akan melanjutkan penerbangan untuk menuju Pangkalan TNI AU Balikpapan.

Sumber: TNI

Indobatt-Rokbatt Bicarakan "Hyun Bin" di Lebanon

Komandan Satgas Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indonesian Battalion (INDOBATT) Letkol Inf Hendy Antariksa (kiri) dan Komandan Kontingen Garuda Kolonel Pnb Yulianta (kedua kanan) mendapat penjelasan dari Komandan Batalyon Korea Kolonel Kim Taeup (kanan) ketika mengunjungi Markas Batalyon Korea di Camp Dong Myung UN POSN 2-5, Tier Dabba, Lebanon Selatan, Selasa (11/10). Kunjungan ini dalam rangka menjalin tali silaturahmi serta koordinasi antar kedua batalyon yang mengemban misi sebagai pasukan penjaga perdamaian (Peacekeepers) di wilayah Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

12 Oktober 2011, Surabaya (ANTARA News Jatim): Surabaya - Satgas Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indonesian Battalion (INDOBATT) dan Republik Of Korea Battalion (ROKBATT) menyinggung Duta Pertahanan Korea untuk Indonesia, Hyun Bin, dalam pembicaraan di Lebanon.

Perwira Penerangan Mayor Pasukan Banu Kusworo kepada ANTARA melalui surat elektronik dari Lebanon, Rabu, melaporkan kehadiran Hyun Bin dalam peringatan HUT ke-66 TNI di Jakarta (5/10) disinggung dalam pertemuan Indobatt - Rokbatt di Camp Dong Myung UN Position 2-5, Tier Dabba, Lebanon Selatan (11/10).

"Kedatangan Komandan INDOBATT Letkol Inf Hendy Antariksa dalam pertemuan di Markas Rokbatt itu untuk memenuhi undangan 'Familiarization and Coordination' dari Rokbatt," ucapnya.

Menurut dia, undangan itu bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi serta koordinasi yang erat antar-Batalyon yang sama-sama mengemban misi sebagai pasukan penjaga perdamaian ("Peacekeepers") di wilayah Lebanon Selatan.

"Dalam acara tersebut, Komandan INDOBATT didampingi oleh Wadan Satgas,Letkol Mar Harnoko, Kasiops Mayor Inf Hendriawan Senjaya, Kasi Intel Mayor Inf Budi Santosa, Interpreter Mayor Sus Harianto, dan Interpreter Arab Mayor Sus Evi Mukavi," paparnya.

Selain itu, hadir pula Kasi CIMIC Mayor Arh Sukma Yudha, Pasiplan Mayor Mar Profs Dhegratment, Pasiops Kapten Mar Eko Budi P, Pasipers Kapten Laut (KH) Iwan Riswanto, Pa Food Kapten Caj Supriyatna, dan MTO Lettu POM Jarot Nyamantoro.

Pertemuan juga dihadiri Komandan Kontingen Indonesia Kolonel Pnb Yulianta dan Komandan Satgas FPC Mayor Inf Henry Mahyudi.

"Kedatangan Rombongan Komandan INDOBATT itu disambut langsung oleh Komandan ROKBATT, Kolonel Kim Taeup beserta staf, kemudian rombongan disuguhi penampilan menarik para prajurit ROKBATT yang mendemontrasikan seni beladiri Taekwondo," ujarnya.

Setelah menyaksikan penampilan Taekwondo prajurit ROKBATT, kemudian rombongan menerima presentasi tentang kekuatan personel dan wilayah area operasi serta kegiatan operasional yang dilaksanakan oleh ROKBATT.

"Di awal presentasi itulah, Komandan ROKBATT menampilkan cuplikan berita kunjungan Duta Besar Korsel Kim Young Sun dan Duta Pertahanan Korea untuk Indonesia, Hyun Bin, saat menghadiri peringatan HUT TNI ke-66 di Jakarta," katanya.

Dalam kesempatan itu, Komandan ROKBATT juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan Komandan INDOBATT untuk memenuhi undangannya.

"Beliau berharap jalinan silaturahmi tersebut bisa makin erat untuk memudahkan koordinasi pelaksanaan tugas di lapangan," katanya.

Selain itu, keduanya juga membahas rencana kegiatan latihan bersama antara Indobatt dengan Rokbatt.

Pertemuan diakhiri dengan jamuan makan siang ala Korea di Korea House ROKBATT serta saling tukar cendera mata antara kedua Komandan Satgas.

Sumber: ANTARANews Jatim

Tuesday, October 11, 2011

480 Prajurit Yonif Linud 501 Lakukan Juntis

11 Oktober 2011, Jombang (ANTARA News): Puluhan anggota Yonif Linud 501/Bajra Yudha, mengikuti terjun taktis (juntis) di Desa Tanggung Kramat, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur, Selasa (11/10). Latihan terjun taktis untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan itu diikuti sekitar 480 dari Yonif Linud 501/Bajra Yudha untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI. (Foto: ANTARA/Syaiful Arif/koz/pd/11)



Seorang pasukan Yonif Linud 501/Bajra Yudha, siaga saat mengikuti latihan terjun taktis (juntis) di Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (11/10). (Foto: ANTARA/Syaiful Arif/koz/pd/11)