Tuesday, December 28, 2010

AU Rusia Terima 4 Su-34 Fullback

Sukhoi Su-34 Fullback. (Foto: RIA Novosti/Igor Rumyancev)

28 Desember 2010 -- Angkatan Udara Rusia menerima empat pesawat tempur/pembom baru Sukhoi Su-34 Fullback, Selasa (28/12) sebagai bagian dari program modernisasi, ucap juru bicara AU Rusia, dikutip kantor berita RIA Novosti.

Rusia mulai memproduksi skala penuh Su-34 pada 2008 di pabrik pesawat Novosibirsk, anak perusahaan Sukhoi Aircraft Holding.

AU Rusia akan menerima 70 pesawat hingga 2015, guna menggantikan pembom tua Su-24 Fencer yang saat ini dimodernisasi untuk memperpanjang masa pakai.

Su-34 Fullback dirancang Sukhoi, jet tempur/pembom berkursi tandem dilengkapi mesin kembar AL-31MF. Pesawat mampu menyerang sasaran berbagai keadaan cuaca, siang atau malam, dipersenjatai kanon 30 mm GSh-301, 12 rudal udara-udara Alamo atau Archer, rudal anti kapal dan bom.

RIA Novosti/Berita HanKam

Komandan Yonif 527 Lumajang Diganti


28 Desember 2010, Lumajang -- Komandan Batalyon 527 Lumajang, Jawa Timur, Letkol Infantri Ramli diganti oleh Letkol Infantri Hery Suprapto dalam serah terima jabatan yang dipimpin oleh Komandan Brigif 16 Cabang IV Brawijaya Kolonel Infantri Dedy Kusmaya.

Humas Pemkab Lumajang, Edy Hozaini, Selasa mengatakan, sertijab tersebut digelar di halaman Yonif 527 Lumajang pada Senin (27/12), dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Lumajang As'at Malik dan forum pimpinan daerah setempat.

"Dalam sambutannya, Kolonel Infantri Dedy Kusmaya mengucapkan terima kasih kepada Letkol Ramli yang sudah memimpin Yonif 527 Lumajang dengan baik," kata Edy.

Menurut dia, Pemkab Lumajang berharap Komandan Yonif 527yang baru yakni Letkol Infantri Hery Suprapto bisa melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya dan lebih baik ke depan.

"Kami berharap kepemimpinan Komandan Yonif 527 bisa membantu Pemkab Lumajang untuk menyukseskan program pembangunan di kabupaten setempat," tuturnya.

Kolonel Infantri Dedy Kusmaya mengatakan serah terima jabatan bertujuan untuk kepentingan dinamika organisasi militer sesuai perkembangan pembinaan.

"Pergantian pimpinan merupakan hal yang biasa dan menjadi penyegaran di organisasi TNI," tuturnya.

Menurut dia, sebagai prajurit harus siap ditempatkan di mana saja sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Jabatan ini nantinya harus dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan, sehingga harus menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," terangnya.

Ia mengimbau Pemkab Lumajang bisa bekerja sama dengan Yonif 527 untuk kepentingan masyarakat atau kegiatan pembangunan di Kabupaten Lumajang.

"Tidak perlu sungkan untuk meminta bantuan Yonif 527 karena kami siap membantu kegiatan untuk kepentingan masyarakat," katanya, menambahkan.

ANTARA Jatim

Pangkolinlamil Terima Kunjungan Panglima Armada AL Cina

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksma TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA. pada saat tukar menukar plakat kepada Panglima Armada Selatan Angkatan Laut Cina Rear Admiral Wei Xueyi, di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (28/12). (Foto: Dispenal/PRLM)

28 Desember 2010, Jakarta -- Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksma TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA. menerima kunjungan kehormatan Panglima Armada Selatan Angkatan Laut Cina Rear Admiral Wei Xueyi, di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (28/12).

Panglima Armada Selatan Angkatan Laut Cina selaku Komandan Satuan Tugas Chinese Navy Task Force (CNTF) Rear Admiral Wei Xueyi dengan tiga Kapal Perang Cina antara lain Kapal Markas LPD 998 (Plans Mount Kunlun) , Kapal DDG 170 (Plans Lanzhou), Dan Kapal AOE 887 (Plans Weishanhu) yang singgah di Jakarta kali ini selesai melaksanakan Satuan Tugas (Satgas) di perairan Panama dan Somalia, dan kunjungan di Kolinlamil dimaksud untuk mempererat hubungan kerja sama antara kedua negara lebih khusus lagi Angkatan Laut masing-masing negara.

Dalam pertemuan tersebut, Pangkolinlamil Laksma TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA. mengawali pertemuan dengan memperkenalkan secara satu persatu para pejabat di lingkungan Kolinlamil, yang turut mendampingi di antaranya Kaskolinlamil Laksma TNI Arie H. Sembiring, Irkolinlamil Kolonel Laut (P) Soekarto Soepangat, para Asisten serta Komandan Satlinlamil Jakarta.


Plans Mount Kunlun LPD-998.

Sementara Panglima Armada Selatan Angkatan Laut Cina Rear Admiral Wei Xueyi membalas dengan memperkenalkan satu persatu rombongan yang turut bersamanya, antara lain Wadan Satgas CNTF Senior Capt Chen Lin, Deputy Senior Satgas I Senior Capt Lin Yanche, Deputy Senior Satgas II Senior Capt Li Pengcheng, Deputy Senior Satgas III Senior Capt Chen Yueqi, Dan Kapal Markas LPD 998 (Plans Mount Kunlun) Kolonel Qiao Zhiqiang, Dan Kapal DDG 170 (Plans Lanzhou) Kolonel Wang Xiaoyong, Dan Kapal AOE 887 (Plans Weishanhu) Kolonel Chen Zailiang dan Perwakilan Athase Pertahanan Cina untuk Indonesia Major Chong.

Usai perkenalan dilanjutkan dengan pemutaran profil Kolinlamil yang menggambarkan secara garis besar tugas pokok Kolinlamil sebagai Angkutan Laut Militer dalam mendukung Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

PRLM