Showing posts with label Taiwan. Show all posts
Showing posts with label Taiwan. Show all posts

Monday, May 9, 2011

Kapal Perang Taiwan Dipersenjatai Rudal Supersonik

(Foto: AFP)

9 Mei 2011, Taipei (Berita HanKam): Taiwan telah menempatkan rudal supersonik Hsiung Feng III di kapal perang sebagai respon pengembangan kekuatan angkatan laut Cina, ucap Lin Yu-fang anggota parlemen mengutip pernyataan Vice Admiral Lee Hao, Minggu (8/5).

Sejumlah kapal perang telah dipersenjatai rudal Hsiung Feng III, termasuk 8 frigate kelas Perry dan 7 kapal patroli. Nilai proyek pembelian rudal 413 juta dolar, tetapi tidak disebutkan jumlah rudal yang telah diproduksi.

Para analis militer mengatakan Hsiung Feng III, dirancang mampu mencapai kecepatan maksimal 2 atau 3 march.

Taiwan juga merencanakan membangun kapal patroli siluman dan dipersenjatai rudal tahun depan.

Sumber: AFP
Berita HanKam

Thursday, January 20, 2011

Taiwan Kembali Gelar Uji Tembak Rudal

Rudal permukaan-udara buatan AS Hawk ditembakkan di pangkalan militer Jeoupeng, Pingtung, Taiwan, Selasa (18/1). (Foto: Reuters)

20 Januari 2011 -- (Berita HanKam): Taiwan mempertimbangkan pengujian rudal baru setelah serangkaian kegagalan saat latihan minggu ini, menimbulkan kemarahan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou.

Enam rudal dari 19 rudal ditembakkan dalam latihan gagal meledak atau luput mengenai sasaran. Presiden Ma mengatakan pada militer Taiwan bahwa ia tidak puas, meminta militer berlatih kembali.

Meskipun pihak militer bersikeras hasil uji coba dapat diterima, sekarang berencana menguji coba kembali tiga tipe rudal yang gagal saat latihan, diberitakan harian Liberty Times tanpa mengutip sumber.

Rudal yang gagal termasuk produksi lokal Tien Chien II (Sky Arrow II), rudal buatan Amerika Serikat Sparrow dan buatan Perancis Mica.

“Rudal mungkin diuji coba saat latihan berikutnya diadakan dalam pertengahan kedua tahun ini tetapi keputusan final belum dibuat,” menurut pejabat Kemhan pada AFP.

Sumber: AFP

Latihan Militer AB Taiwan



20 Januari 2011 -- (Berita HanKam): Jet tempur buatan Taiwan Ching-kuo (Hsiung Ying) lepas landas saat latihan militer di pangkalan udara Tainan di Tainan, Kamis (20/1). (Foto: Reuters)


Prajurit AD Taiwan mengoperasikan tank M10 dalam latihan militer yang digelar di markas AD di Kaohsiung, Kamis (20/1). (Foto: Reuters)

Rudal buatan Taiwan Tien Kung ditembakan di pangkalan rudal Chiupeng di Pingtung saat latihan militer, Selasa (18/1). (Foto: Getty Images)

Sumber: Reuters/Getty Images

Tuesday, January 18, 2011

Enam Rudal Taiwan Meleset Kenai Sasaran Dalam Latihan Pertahanan Udara

Presiden Taiwan Ma Ying-jeou berfoto bersama dengan seorang prajurit setelah pengujian penembakan rudal di pangkalan militer Jiupeng, Selasa (18/1). (Foto: AP)

18 Januari 2011 -- (Berita HanKam): Taiwan lakukan latihan penembakan rudal untuk menunjukan kemampuan pertahanan tetapi hampir sepertiga rudal yang ditembakan meleset mengenai target sasaran.

Latihan dilakukan bertepatan dimulainya kunjungan Presiden Cina Hu Jintao ke Amerika Serikat satu pekan setelah Cina menunjukan jet tempur siluman pertamanya.

Militer Taiwan menembakan 19 rudal di pangkalan militer Chiupeng tetapi enam rudal tidak mengenai sasaran.

Presiden Taiwan Ma Ying-jeou, menyaksikan latihan tersebut, mengatakan ketidakpuasannya.

Letnan Jenderal AU Taiwan Pan Kung-hsiao mengatakan keenam rudal gagal karena sistem propulasi, dan Taiwan akan menghubungi pihak pabrikan guna mengatasi masalah.

Rudal dibeli dari sejumlah perusahaan dari Perancis, Amerika Serikat dan Taiwan. Tidak dijelaskan rudal mana yang gagal mengenai sasaran.

Rudal udara-udara ditembakan dari jet tempur AU Taiwan Mirage 2000-5. (Foto: Getty Images)



Penembakan rudal buatan Amerika Serikat RIM-7 Sparrow saat latihan penembakan peluru tajam di pangkalan militer Chiupeng, Provinsi Pingtung, Taiwan, Selasa (18/1). Latihan ini merupakan simulasi prosedur menangkal serangan udara ke pangkalan militer. (Foto: Reuters/Getty Images)


Rudal Hawk buatan Amerika Serikat ditembakan di pangkalan militer Chiupeng. (Foto: Getty Images)


Rudal permukaan-udara TC-1 buatan Taiwan ditembakan dalam latihan, sukses mengenai sasaran. (Foto: AP)

Sumber: AP

Monday, December 27, 2010

Taiwan Terima 12 P-3C Bekas AL AS Tahun Depan

Northrop Grumman S-2T Turbo Tracker akan digantikan P-3C Orion. (Foto: taiwanairpower.org)

27 Desember 2010 -- Selusin pesawat anti kapal selam direncanakan dioperasikan Taiwan tahun depan, diberitakan harian Taiwan China Times dikutip kantor berita AFP, Minggu (26/12).

Washington menawarkan 12 pesawat patroli maritim dan anti kapal selam P-3C Orion bekas pakai AL AS senilai 1,96 milyar dolar pada 2001. Kekisruhan politik menyebabkan anggaran khusus untuk pembelian pesawat ini dihambat disahkan, hingga legislatif mensahkan pada Juni 2007.

Proposal pembelian termasuk mesin Rolls-Royce T56, peningkatan avionik dan sensor, jaringan data taktis dan terminal 16 jaringan, pusat komando operasional bergerak, integrasi jaringan dan perangkat latihan.

Pesawat P-3C akan gantikan Northrop Grumman S-2T Turbo Tracker Angkatan Laut Taiwan, dioperasikan Skuadron 133 dan 134 Satuan Udara Kesatu AL Taiwan.

Jarak pengawasan armada pesawat anti kapal selam Taiwan akan meningkatkan sepuluh kali setelah P-3C Orion dioperasikan Angkatan Laut, menurut seorang sumber militer.

AL Taiwan menolak menanggapi berita pembelian pesawat ini.

Pada Januari 2010, Washington mengumumkan paket penjualan senjata ke Taiwan, termasuk rudal Patriot, helikopter Back Hawk dan peralatan untuk armada F-16.

AFP/Berita HanKam