Saturday, August 27, 2011

Purnomo: RI tetap dapat hibah F-16 AS


26 Agustus 2011, Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah satu skudron pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika Serikat.

"Kita tetap dapat hibah," katanya, usai menyaksikan penyerahan enam unit helikopter Mi-17 V5 dari pemerintah Rusia ke Indonesia melalui Kementerian Pertahanan di Skuadron 2 Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat Pondok Cabe, Tangerang, Banten, Jumat.

Ia menambahkan dua Skuadron F-16 tipe Block 25 yang dihibahkan itu akan di-"up grade" menjadi F-16 Block 32 yang lebih canggih kemampuannya.

Sekjen Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Erris Heriyanto menambahkan, dari 30 unit F-16 yang dihibahkan, 24 akan dihidupkan dengan 28 mesin.

"Hibah F-16 itu telah mendapat persetujuan dari kongres AS. `Congress Notification` sudah keluar pada 16 Agustus silam dan kita tetap mendapatkan hak atas hibah itu," katanya.

Sebelumnya dikabarkan Kongres AS membatalkan rencana hibah F-16 kepada Indonesia dan menawarkannya ke Taiwan. "Itu tidak benar," katanya.

Sumber: ANTARA News

Friday, August 26, 2011

Panglima TNI-Komisi I Bahas Kekuatan Pokok Minimum

Menhan Purnomo Yusgiantoro (tengah) bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (kanan), Anggota Komisi I Fraksi PDIP Tritamtomo (kedua kanan) ), Anggota Komisi I Fraksi PKS Gamari Sutrisno (kedua kiri), dan KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (kiri) ketika penyerahan Enam unit Hlikopter Mi-17 V5 di Skadron 21/Sena Pondok Cabe, Jakarta, Jumat (26/8). Helikopter Mi-17 V5 Hip buatan Rusia itu resmi memperkuat alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AD yang siap mengamankan seluruh wilayah Indonesia. (Foto: ANTARA/Reno Esnir/Koz/Spt/11)

26 Agustus 2011, Jakarta (Jurnas.com): Panglima TNI menggelar buka bersama dengan Komisi I DPR RI. Pada kesempatan itu, dibahas pembangunan kekuatan pokok minimum (MEF) hingga tahun 2024. "Kami sudah memaparkan bagaimana desain MEF, apa saja yang akan diadakan, dan bagaimana tahap pembangunannya,"kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (25/8).

Menurutnya, pembangunan kekuatan pokok minimum ini sangat membutuhkan arahan Komisi I. Lebih lanjut dikatakan Panglima, pemenuhan alutsista TNI harus dipenuhi dalam waktu dekat."Pemenuhan kapal selam, helikopter, dan sebagainya masih akan kami diskusikan lebih lanjut,"katanya.

Acara buka bersama Panglima TNI dengan Komisi I DPR RI ini, turut dihadiri Kepala Staf seluruh matra dan para pejabat di jajaran Mabes TNI.

Sumber: Jurnas

Penyerahan Helikopter Mi-17 V5 Hip

26 Agustus 2011, Jakarta (ANTARA News): Menhan Purnomo Yusgiantoro (kiri) bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (kanan) dan Anggota Komisi I Fraksi PDIP Tritamtomo (tengah) ) ketika penyerahan Enam unit Helikopter Mi-17 V5 di Skadron 21/Sena Pondok Cabe, Jakarta, Jumat (26/8). Helikopter Mi-17 V5 Hip buatan Rusia itu resmi memperkuat alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AD yang siap mengamankan seluruh wilayah Indonesia. (Foto: ANTARA/Reno Esnir/Koz/Spt/11)

MI-17 V5. Menhan Purnomo Yusgiantoro berada di kokpit Helikopter Mi-17 V5. (Foto: ANTARA/Reno Esnir/Koz/Spt/11)

Menhan Purnomo Yusgiantoro (tengah) bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (kanan), Anggota Komisi I Fraksi PDIP Tritamtomo (kedua kanan) ), Anggota Komisi I Fraksi PKS Gamari Sutrisno (kedua kiri), dan KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (kiri) ketika penyerahan Enam unit Helikopter Mi-17 V5 di Skadron 21/Sena Pondok Cabe, Jakarta, Jumat (26/8). (Foto: ANTARA/Reno Esnir/Koz/Spt/11)

Sebuah Hlikopter Mi-17 V5 milik TNI AD berada di Skadron 21/Sena Pondok Cabe, Jakarta, Jumat (26/8). (Foto: ANTARA/Reno Esnir/Koz/Spt/11)