Tuesday, April 20, 2010

Sertijab Danlanal Sangata di Lantamal VI Makassar

20 April 2010, Makassar -- Danlantamal, Laksamana Pertama TNI Bambang Wahyudin (tengah) melakukan salam komando dengan Danlanal Sangata yang baru, Letkol Laut (Pelaut) Bambang Irawan (kiri) dan Danlanal Sangata yang lama, Letkol Laut (Pelaut), Ali Triswanto (kanan) usai Sertijab Danlanal Sangata di Lantamal VI Makassar, Selasa (20/4). Letkol Laut (Pelaut) Bambang Irawan menggantikan Letkol Laut (Pelaut), Ali Triswanto sebagai Danlanal Sangata. (Foto: ANTARA/Yusran Uccang/ed/hp/10)

Refleksi sejumlah pasukan TNI AL usai melakukan upacara Sertijab Danlanal Sangata di Lantamal VI Makassar, Selasa (20/4). Pasukan TNI AL merupakan benteng terakhir pertahan NKRI di areal perairan mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan. (Foto: ANTARA/Yusran Uccang/ed/hp/10)

Jenderal Dephanpol Spanyol Kunjungi Markas TNI di Lebanon

Kunjungan kehormatan perwira tinggi yang bertanggung jawab dalam politik wilayah Timur Tengah tersebut, diawali dengan penyambutan oleh Wadan Sektor Timur Kolonel Inf Surawahadi dan Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar beserta seluruh perwira staf Indobatt. (Foto: Puspen TNI)

19 April 2010, Adshit Al Qusayr -– Brigadir Jenderal (SP) D. Miguel Angel Ballesteros Martin selaku petinggi di Departemen Pertahanan dan Politik Spanyol (DIGENPOL) beserta rombongan Delegasi Spanyol, berkenan mengunjungi Markas Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) UN POSN 7-1 Adshit Al Qusayr dan Kompi B UN POSN 8-33 Markaba, sebagai bagian dari kunjungan kerjanya di jajaran Sektor Timur UNIFIL.

Kunjungan kehormatan perwira tinggi yang bertanggung jawab dalam politik wilayah Timur Tengah tersebut, diawali dengan penyambutan oleh Wadan Sektor Timur Kolonel Inf Surawahadi dan Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar beserta seluruh perwira staf Indobatt.

Dalam rangka memberikan warna dan nuansa yang lebih kekeluargaan, Indobatt menggelar salah satu kolaborasi kesenian tradisional Rampak Gendang dan tari Sisingaan. Penampilan budaya ini membuat rombongan Delegasi Spanyol terkesan dan menghargai kemampuan prajurit Garuda dalam menyajikan seni kebudayaan Indonesia.

Setelah sajian budaya, acara dilanjutkan dengan paparan singkat Letkol Inf Andi Perdana Kahar tentang operasional Indobatt. Selesai paparan, rombongan berkenan mengikuti acara ramah tamah dengan sajian budaya musik Angklung yang memainkan lagu Spanyol berjudul “Viva Espana” dan “Adelante”, serta menyaksikan tayangan video singkat tentang profil Indobatt. Sebelum mengakhiri kegiatan di UN POSN 7-1, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata, pengisian buku kenangan serta pelaksanaan foto bersama.

Mengakhiri kunjungannya di Indobatt, Brigjen Martin didampingi oleh Kolonel Inf Surawahadi, Letkol Inf Andi Perdana Kahar beserta rombongan berkenan singgah ke Kompi Mekanis B Indobatt UN POSN 8-33. Selama hampir 30 menit kunjungan ke Kompi B tersebut, Brigjen Martin berkenan menerima paparan Komandan Kompi B Kapten Inf Syafruddin tentang operasional Kompi B.

Di penghujung acara, rombongan mengunjungi Sheikh Abbad Tomb, sebuah tempat bersejarah bagi kedua negara Lebanon dan Israel yang berada di dalam kesatrian Kompi Mekanis B.

Penyambutan Brigadir Jenderal (SP) D. Miguel Angel Ballesteros Martin dimeriahkan dengan kesenian tradisional Sisingaan. (Foto: Puspen TNI)

Selain Sisingaan, Tari Kuda Lumping juga memeriahkan penyambutan perwira tinggi yang bertanggung jawab dalam politik wilayah Timur Tengah tersebut. (Foto: Puspen TNI)

Penampilan budaya ini membuat rombongan Delegasi Spanyol terkesan dan menghargai kemampuan prajurit Garuda dalam menyajikan seni kebudayaan Indonesia. (Foto: Puspen TNI)

Brigadir Jenderal (SP) D. Miguel Angel Ballesteros Martin menerima cinderamata. (Foto: Puspen TNI)

Puspen TNI

"Nasib" Persenjataan Tua TNI Belum Diputuskan

A-4 Sky Hawk.

19 April 2010, Jakarta -- Kementerian Pertahanan (Kemhan) belum memutuskan "nasib" sejumlah alat utama sistem senjata atau persenjataan tua TNI, yang tidak digunakan lagi. "Ya kami menunggu dari Mabes TNI," kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/4).

"Apa usulan mereka bagi sejumlah persenjataan atau alutsista yang tidak lagi digunakan," imbuhnya. Ia mengakui, sejumlah persenjataan atau alat utama sistem senjata tua yang sudah tidak digunakan lagi, juga memerlukan anggaran untuk tetap dipelihara dan dirawat dengan baik.

"Karena itu, kami masih menunggu usulan TNI sebagai pengguna akan diapakan persenjataan-persenjataan yang sudah tidak dipakai itu. Agar kami dapat segera putuskan, apakah dijual kembali, dimuseumkan atau apa," tutur Sjafrie.

Pada kesempatan terpisah, juru bicara TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen mengatakan, pihaknya tengah mendata ulang persenjataan atau alat utama sistem senjata tua yang tidak dipakai lagi. "Pendataan ulang perlu dilakukan mengingat semua itu 'kan termasuk Inventaris Kekayaan Negara (IKN) yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya," ujarnya.

Setelah didata ulang, maka dilaporkan ke Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan untuk dilakukan "eksekusi" sesuai usulan TNI, kata Sagom menambahkan.

TNI sebelumnya telah menghanggarkan sejumlah pesawat tua, seperti A-4 Sky Hawk yang kini masih berada di Pangkalan Udara Sultan Hassanuddin dan OV-10 Bronco di Pangkalan Udara Abdurahman Saleh. Selain itu, ada pesawat Nomad TNI Angkatan Laut.

Dalam waktu dekat, TNI juga akan melakukan penghapusan sejumlah kapal-kapal jenis "landing ship tank" (LST) eks Amerika Serikat milik TNI Angkatan Laut yang berada di Komando Lintas Laut Militer. "Biasanya, kami mengusulkan apa yang akan dilakukan terhadap persenjataan atau alat utama sistem tua itu, setelah ada kepastian penggantinya, pesawat atau kapal apa," kata Sagom.

REPUBLIKA