Monday, February 22, 2010

Pangkoopsaun II Tinjau Kesiapan Skadron Udara 11


22 Februari 2010, Makassar -- Pangkoopsau II Marsekal Pertama TNI Agus Munandar, Senin, (22/2) meninjau kesiapan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin dalam rangkaian kunjungan kerja di Lanud Sultan Hasanuddin yang diterima Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Arif Mustofa mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI I.B. Putu Dunia.

Saat meninjau Skadron Udara 11 yang merupakan home base pesawat tempur Sukhoi 27/30 , Marsma TNI Agus Munandar , yang baru dilantik sebagai Pangkoopsau II hari Jumat 19 Februari 2010 oleh Kasau tersebut mendapat penjelasan dari Komandan Skadron Udara 11 Letkol Pnb Tony Haryono tentang kesiapan para crew dan pesawat tempur Sukhoi 27/30 dalam mendukung tugas-tugas operasi udara.

Selain meninjau Skadron Udara 11, Pangkoopsau II dalam kunjungan kerjanya di Lanud Sultan Hasanuddin, juga meninjau kesiapan Skadron Udara 5 Boeing 737 Intai Strategis dan CN 235-220 MPA yang diterima Letkol Pnb Djatmiko Adi serta Skadron Teknik 044 diterima oleh Mayor Tek Ganang.

PENTAK LANUD SULTAN HASANUDDIN

Menhan, Komisi I DPR Bahas Rumah Dinas TNI

Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), Suharso Monoarfa meresmikan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kompleks Kodam V/Brawijaya di Jalan Perwira, Surabaya, Rabu (23/12). Rusunawa ini di bangun di atas lahan 4.200 meter persegi. Rusunawa dibangun dalam waktu 6 bulan dengan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat. (Foto: detikFoto/Zainal Effendi)

22 Februari 2010, Jakarta -- Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro dalam rapat kerja Komisi I DPR, Jakarta, Senin (22/2) pagi, antara lain akan membahas persoalan rumah dinas TNI.

"Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR nanti, antara lain akan membahas persoalan rumah dinas dalam rangka mencari penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak," kata Purnomo sebelum rapat itu dimulai. Rapat kerja dengan Komisi I DPR akan dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso beserta tiga kepala staf angkatan.

Komisi I DPR sebelumnya telah membentuk Panja Aset dan Rumah Dinas TNI dan mendesak Kementerian Pertahanan dan TNI untuk menunda penertiban rumah dinas TNI yang masih ditempati purnawirawan dan keluarganya serta pihak lain. Namun, TNI hingga kini masih terus melakukan penertiban mengingat jumlah prajurit TNI aktif yang membutuhkan perumahan masih sangat banyak.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan dan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan POLRI (Pepabri) sepakat membentuk Kelompok Kerja Penertiban Rumah Dinas TNI/Polri. "Kelompok kerja itu akan mendata kembali rumah dinas TNI yang masih ditempati para purnawirawan dan keluarganya, sehingga penertiban akan lebih terukur," kata Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar.

Kebutuhan rumah dinas bagi prajurit aktif mencapai 357 ribu unit. Dari jumlah itu, baru terpenuhi 198 unit yang 159 ribu di antaranya ditempati prajurit aktif dan sekitar 39 ribu unit ditempati purnawirawan dan lainnya.

MEDIA INDONESIA

KSAU: Seskoau Center of Excellent TNI AU


22 Februari 2010, Jakarta -- Seskoau merupakan lembaga pendidikan tertinggi di jajaran TNI Angkatan Udara, mengemban dua fungsi strategis yang sangat erat kaitannya dengan keberhasilan tugas pokok TNI Angkatan Udara, Sesko juga mempunyai peran dan fungsi sebagai lembaga pengkajian doktrin dan kekuatan matra udara. Dari rumusan peran dan fungsi lembaga tersebut, secara jelas menggambarkan bahwa lembaga pendidikan Seskoau merupakan center of excellent TNI Angkatan Udara.

Demikian dikatakan KSAU Marsekal TNI Imam Sufaat dalam amanatnya pada serah jabatan Komandan Seskkoau dari Marsda TNI Rodi Suprasodjo kepada Marsma TNI IGN Basuki di Seskoau Lembang Bandung, Sabtu kemarin.

"Kader-kader pimpinan TNI Angkatan Udara, di masa mendatang disiapkan, dididik, dan dibekali melalui proses belajar mengajar yang dilaksanakan di lembaga Seskoau. Begitu juga, ide-ide perubahan dan pemikiran kreatif-inovatif terhadap implementasi peran, tugas dan fungsi TNI Angkatan Udara banyak berasal dan bersumber dari lembaga pendidikan ini," kata Kasau melalui siaran pers yang diterima Jurnal Nasional, kemarin.

Menurutnya, sangatlah tepat bahwa lembaga pendidikan Seskoau harus dipimpin dan diawaki oleh prajurit yang mempunyai dedikasi dan motivasi yang tinggi terhadap kemajuan dan keberhasilan tugas dalam mengemban visi dan misi lembaga.

Kasau berharap, lembaga pendidikan Seskoau dapat terus meningkatkan kualitas hasil didiknya sebagai kader-kader pimpinan TNI Angkatan Udara di masa mendatang, cermati dan pahami secara cerdas dan bijak setiap perubahan lingkungan strategis yang berkatan dengan tuntutan terhadap kualitas sumber daya pemimpin TNI Angkatan Udara dimasa mendatang. Lakukan eveluasi dan perubahan yang diperlukan terhadap upaya pembinanaan seluruh komponen pendidikan agar relevansi kualitas hasil didik dapat disesuaikan dengan tuntutan lingkungan penugasan yang berus berkembang, jelas KSAU.

JURNAL NASIONAL