Friday, September 18, 2009

Patroli Perairan DitPolair Jatim

Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Bachrul Alam (kiri) didampingi Dirpolair Kombes Pol Anang S Hidayat (kanan), menuruni tangga kapal patroli Direktorat Kepolisian Air (Dit Polair) Jatim, KP Baladewa-52, usai berpatroli di Selat Madura. (Foto: ANTARA/Eric Ireng/ss/09)

18 September 2009, Surabaya -- Mengatisipasi kejahatan selama arus mudik berlangsung, Polda Jatim bekerjasama dengan TNI AL. 30 Personel polisi disiagakan selama 24 jam dengan shift yang telah ditentukan.

"Dalam rangka operasi Ketupat Semeru, Polair bekerjasama dengan TNI AL akan mengamankan Jembatan Suramadu," ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Bachrul Alam, kepada wartawan di atas Kapal Patroli (KP) 521 Baladewa saat meninjau pengamanan Suramadu, Jumat (18/9/2009).


Sebuah kapal patroli Direktorat Kepolisian Air (Dit Polair) Jatim, KP Baladewa-521 (kanan), berpatroli melintasi feri jurusan Kamal Madura-Ujung Surabaya, di Selat Madura, Jumat (18/9). Dit Polair melakukan patroli rutin dengan armada dua kapal kecil dan 32 anggota, untuk mengamankan lalu lintas perairan dan bawah jembatan Suramadu. (Foto: ANTARA/Eric Ireng/ss/nz/09)

Anton menegaskan, para personel akan berpatroli dengan dua kapal patroli yang disediakan. Mereka akan berjaga bergantian dengan satu shift terdiri dari 10 orang.

"Masyarakat dilarang mendekat 500 meter dari jembatan," tandas Anton.

Untuk pengamanan di atas (darat), Anton meambahkan bahwa sudah ada pos pengamanan disana. Personelnya akan terus berpatroli setiap setengah jam.

Mengenai lampu penerangan Jembatan Suramadu yang mati, Anton menegaskan, hari ini lampu sudah menyala setengahnya, dan pihaknya sudah meminta kepada Jasa Marga agar seluruh lampu bisa menyala.

detikSurabaya

No comments:

Post a Comment