Tuesday, July 19, 2011

TNI AL Siap Operasikan Lanal Morotai


18 Juli 2011, Morotai (Dispenarmatim): Dalam rangka pelaksanaan peresmian Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Morotai. Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, SH melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Morotai dengan menggunakan Cassa TNI AL U-623. Tahun 2012 Pulau Morotai akan dijadikan tempat pelaksanaan acara Sail Morotai, sehingga membutuhkan kesiapan serta adanya Lanal agar dapat mendukung setiap pelaksanaan Sail Morotai yang dilaksanakan. Pada kunjungan tersebut Komandan Lantamal IX didampingi oleh Asrena Danlantamal IX Kolonel Laut (S) Ida Bagus Rahyudodiputra, S.E, Asintel Danlantamal IX Kolonel Laut (T) Putu Juli Adnyana, Asops Danlantamal IX Kolonel Laut (P) Nanang Eko Ismurdianto dan Kadisfaslan Lantamal IX Mayor Laut (T) Ir. Marten Pendi.

Kunjungan Komandan Lantamal IX ke Morotai, diterima pertama kali di Bandara Udara Sultan Babullah Ternate oleh Komandan Lanal Ternate Kolonel Laut (P) Untung Sukoco. Di Ternate rombongan disambut oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Erlan Lukman Nulhakim, Walikota Ternate Hj. Burhan, Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Widagdo dan Kabinda Maluku Utara Kolonel Laut (T) Joko. Selanjutnya rombongan berangkat menuju Pulau Morotai dengan menggunakan Cassa TNI AL U-623.


Dalam kunjungan Komandan Lantamal IX di P. Morotai disambut oleh Bupati P. Morotai Sukemi Sahab, Danlanud Morotai Mayor Pnb Sadewa serta Muspida. Dengan didampingi Bupati, Komandan Lantamal IX kemudian melaksanakan peninjauan lokasi yang rencananya akan di bangun Lanal Morotai di Desa Juanga Kab. P. Morotai. Lanal Morotai nantinya akan membawahi Pos Angkatan Laut seperti Posal Bere-bere, Posal Posi-posi dan Posal Rao. Peresmian Lanal Morotai nantinya akan diresmikan oleh Pangarmatim. Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal IX sempat mengambil kesempatan untuk menggendarai Cassa TNI AL U-623 yang mulai dioperasikan oleh TNI AL mulai tanggal 05 Oktober 2001.

Sumber: Dispenarmatim

Monday, July 18, 2011

Satgas BFR dan Bridex 2011 Tiba di Tanjung Priok

18 Juli 2011, Jakarta (Suara Karya): Setelah sebelumnya bertolak dari Tanah Air pada 27 juni yang lalu, satgas Brunei International Fleet Review (BFR) 2011 bersama peserta pameran Brunai International Defence Exibition (Bridex) dengan menggunakan KRI Banjarmasin-592 tiba ditanah air , akhir pekan lalu di Tanjung Priok Jakarta.

Dinas Penerangan Angkatan Laut dalam siaran tertulisnya menyebutkan selain kapal TNI AL KRI Banjarmasin-592 Indonesia juga mengirim KRI Lemadang-632 guna turut serta pada ajang Brunei Darussalam Innternational Fleet Review (BFR) 2011 yang dilaksanakan pada 6-9juli 2011.

BFR merupakan ajang dimana kapal angkatan laut dari 13 negara yang terlibat melakukan parade kapal perang, selain itu juga melaksanakan open ship, serta kirab kota oleh personel dari 13 negara yang terlibat di taman SOAS Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam. Indonesia sendiri melibatkan 185 personel dari KRI Banjarmasin- 592 dan KRI Lemadang- 632.

KRI Banjarmasin sendiri juga digunakan untuk melakukan pergeseran baik personel maupun material yang diikutkan dalam pameran Brunei Darussalam International Defence Exibition (BRIDEX) 2011 pada 6-9 juli 2011. Dimana dalam pameran tersebut Indonesia mengikut sertakan 6 industri pertahanan dalam negeri diantaranya PT PINDAD, PT LEN, PT PAL, PT DI, PT DAHANA, dan PT Palindo Marine. Kedua ajang tersebut baik BFR maupun BRIDEX diselenggarakan oleh kerajaan Brunei Darussalam dalam memperingati ulang tahun emas Angkatan Bersenjata Brunei Darussalam.

Sumber: Suara Karya

Sunday, July 17, 2011

Belarusia Tampilkan Perangkat Elektronik Militer dan UAV pada MAKS-2011

Seorang pengunjung berbicara dengan peserta pameran yang memperagakan perankat elektronik untuk prajurit yang diproduksi perusahaan pertahanan Belarusia, di Milex 2011, Minsk, Belarusia, 24 Mei 2011. (Foto: AP)

17 Juli 2011, Minsk (Berita HanKam): Sejumlah perusahaan pertahanan Belarusia mengikuti pameran dirgantara MAKS-2011 di Zhukovsky dekat Moskow pada 16-21 Agustus, diumumkan seorang pejabat industri pertahanan Rusia.

Sekitar 40 perusahaan Belarusia akan menampilkan berbagai perangkat elektronik dan Unmanned Aerial Vechicles (UAV).

Peserta pameran dikoordinasikan oleh BelTechExport perusahaan eksportir senjata Belarusia.

Belarusia akan menampilkan berbagai macam displai taktis layer datar dan PC tablet untuk keperluan militer, sistem pengawas elektronik canggih. Serta pertama kalinya drone Strela ditampilkan serta sejumlah seri UAV, termasuk Grif-1.

Sumber: RIA Novosti