Sunday, February 8, 2009

RST Dr. Hardjanto Kesdam VI/Tanjungpura di Renovasi


6 Februari 2009, Balikpapan -- Untuk membuat suasana nyaman dan elegan Rumah Sakit Tentara (RST) Dr. Hardjanto Kesdam VI/Tpr perlu mengadakan pembenahan, dan secara bertahap Kesdam VI/Tpr melakukan pembenahan dimulai dari tampilan depan yakni ruang ruang resepsionis atau ruang tempat pendaftaran pasien. Penataan ini dibuat suasana menjadi elegan dan terkesan memberikan kenyamanan bagi pasien yang akan berobat disana. Jadi bolehlah dikatakan apabila pasien masuk saja, sudah mendapat kesembuhan, terlebih bila sudah mendapat perawatan yang berkelanjutan.

Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman pagi ini Jumat (06/02) meresmikan penggunaan ruangan induk RST Dr. Hardjanto Kesdam VI/Tpr serta secara resmi status RST Dr. Hardjanto menjadi Rumah Sakit Tentara tingkat III. Yang artinya memiliki fasilitas yang cukup memadai dari sebelumnya dengan status Rumah Sakit tingkat IV. Dimana mampu melakukan pelayanan kesehatan secara prima.

Dalam Sambutannya Pangdam VI/Tpr mengatakan dengan direhapnya bangunan Rumah Sakit Tentara yang hasilnya seratus persen diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan baik kepada prajurit Kodam VI/Tpr maupun masyarakat Kota Balikpapan yang berobat ke RST. Pangdam juga berharap kepada pejabat RST Dr. Hardjanto Kesdam VI/Tpr agar menambah alat peralatan kesehatan ( Alkes ) yang dimiliki oleh RST Dr. Hardjanto sekarang, dimana kedepannya dengan bertambahnya alat-alat medis, pasien yang berobat ke RST bisa ditanggani dengan baik. Tidak hanya itu Pangdam VI/Tpr juga mempunyai keinginan agar RST Dr. Hardjanto agar bangunannya ditingkat hingga tiga lantai.

Adapun bangunan yang direnovasi meliputi ruang anak, ruang perawatan anak, ruang poli obyegen/KIA, ruang anggaran/tempat pembayaran, ruang Radiolgi, ruang tempat pendaftaran pasien. Selain merenovasi bangunan RST juga dibuat prasasti pejabat Pangdam VI/Tpr, serta nama-nama dokter yang bertugas baik dari kalangan dokter tentara maupun dari luar jajaran Kesdam VI/Tpr.

Sesuai laporan dari Kepala RST Dr. Hardjanto Letkol CKm Dr. Yulie Kunwidjajanto Sp.B kepada Pangdam VI/Tpr pada peresmian RST Dr. Hardjanto bahwa dana yang digunakan dalam pengembangan/renovasi beberapa ruangan di RST Dr. Hardjanto dengan mengunakan dana Rumkit hasil Yankesmasum pada mata anggaran peningkatan kemampuan operasional Rumkit. Usai meresmikan renovasi bangunan RST Dr Hardjanto, Pangdam VI/Tpr beserta para Asisten, Kabalak dan Komandan Satuan serta para undangan yang hadir mengunjungi para pasien yang sedang mengalami perawatan.

Hadir dalam kegiatan peresmian tersebut para Asisten, Staf Ahli Pangdam, Kabalak, Dansat para prajurit Kodam VI/Tpr, Ketua Persit Ny.Lia Tono Suratman serta Ibu-ibu pengurus.

kodam-tanjungpura.mil.id

Kasum TNI Kunjungi Konga XX/F Monuc di Kongo

7 Februari 2009, Kongo -- Kasum TNI Laksamana Madya Y. Didik Heru Purnomo melakukan kunjungan ke Kompi zeni TNI Kontingen Garuda XX-F/Monuc di Kongo. Dalam kunjungannya Kasum juga melihat kondisi alat-alat berat yang dimiliki pasukan Zeni TNI di Kongo. (foto.detik.com)

Kasum yang berkunjung ke Kompi zeni TNI kontingen garuda XX-F/Monuc di Kongo, berkeliling camp Satgas Konga XX-F di Beni, Kongo. Pusat Penerangan TNI.

Kasum TNI Laksamana Madya Y. Didik Heru Purnomo melihat-lihat kondisi alat-alat berat yang dimiliki Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F/Monuc.

Kasum TNI Laksamana Madya Y. Didik Heru Purnomo berdiskusi dengan Monuc Force Commander (pimpinan tertinggi Monuc) Jenderal Babacar Gaye. Pusat Penerangan TNI.

Letkol Tata Budi Pratama Komandan Lanud Wiriadinata Yang Baru

Lanud Wiriadinata (Foto: tni-au.mil.id)


7 Februari 2009, Tasikmalaya -- Tongkat Komandan Lapangan Udara Danlanud Wiriadinata Tasikmalaya pindah tangan dari semula Letkol Pnb Engkus Kuswara ke tangan Letkol Tata Budi Pratama, di lapangan indoor Tenis Dahana, Lanud Wiriadinata Tasikmalaya, Jumat.

Pelantikan Danlanud baru tersebut dilaksanakan Panglima Komando Operasi (Pangkoop) TNI Angkatan Udara (AU) 1, Imam Safaat, yang disaksikan oleh Musdpida Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, serta Komandan Korem dan jajaran petinggi Mabes AU.

Sementara dalam sambutannya Pangkoop, mengatakan dalam pergantian Danlanud diharapkan mampu menyelenggarakan pembinaan satuan dalam jajarannya, sehingga program operasi dan latihan terlaksana dengan lancar.

Selain itu, ia mengatakan dengan Danlanud baru mampu melaksanakan pembekalan dan pengadaan materiil bagi satuan jajarannya, menyelenggarakan pembinaan potensi dirgantara.

Untuk itu ia menegaskan Lanud Wiriadinata dituntut peka dan lebih responsif dalam pelaksanaan tugasnya, termasuk didalamnya menyiapkan perangkat pendukung serta seluruh personelnya dalam melaksanakan tuga secara profesional.

Sementara itu, kata Pangkoop, Lanud Wiriadinata merupakan Lanud strategis dalam melaksanakan dan memberikan dukungan operasi udara, sehingga hal itu penting bagi pertahanan negara.

"Sangat diharapkan untuk dapat terus meningkatkan pengabdiannya dari segala lini kehidupan, terutama yang berkaitan erat dengan tugasnya," katanya.

Untuk itu Pangkoop minta kepada Danlanud baru, supaya dapat menunjukkan kepemimpinan yang tegas dan bijaksana, dengan pengalaman tugas sebelumnya, dan berharap dapat meneruskan tugas baik Danlanud sebelumnya.

Sementara itu Danlanud Wiriadinata sebelumnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada unsur Muspida Priangan Timur yang telah banyak membantu dalam melaksanakan tugas kenegaraan di Lanud Wiriadinata.

Ia menyatakan masyarakat Priangan Timur memiliki sikap santun dan kepribadian yang ramah, dan memiliki jiwa kekeluargaan dalam menyelesaikan suatu masalah.

antarajawabarat.com